Beroperasi Tanpa Izin Lingkungan dan TUKS, 3 Perusahaan ‘Keroyok’ Pantai Daulasi

- Wartawan

Jumat, 3 Maret 2023 - 14:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Bongkar Muat Kapal di Pantai Daulasi (Rakyatmu)

Aktivitas Bongkar Muat Kapal di Pantai Daulasi (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Ternyata ada tiga perusahaan yang beraktivitas di Pantai Daulasi Kelurahan Akehuda, Kota Ternate, Maluku Utara.

Ketiga Perusahaan  itu, PT. Thanaga Samudera Line yang bergerak di pelayaran, PT. Tege Lelang yang melakukan aktivitas bongkar muat.

Satu perusahaannya lagi diduga milik Hi. Abdul Salam Tamael atau Haji Semi, yakni PT. Tamael Group sebagai perusahaan konstruksi, juga bercokol di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pejabat di KSOP Kelas II Kota Ternate yang enggan namanya diberitakan mengatakan, Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, tidak menyediakan fasilitas untuk kegiatan bongkar muat kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) milik PT. Thanaga Samudera Line.

“Tetapi kalau Pemerintah yang buat berarti harus konsesi. Contohnya, Pelabuhan Ahmad Yani itu otoritasnya di KSOP tapi ada Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang kelola,” jelasnya.

Kata dia, BUP bisa dikelola oleh pemerintah atau bisa pihak ketiga (Swasta) terkait Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS).

“Yang jelas mulai Pantai Daulasi sampai Pertamina itu masuk daerah lingkungan kepentingan pelabuhan (DLKp) Ahmad Yani Ternate,” tuturnya.

Dia juga menyebutkan, KSOP sebagai kantor kementerian vertical, akan melakukan pendampingan kepada PT. Thanaga Samudera Line untuk melengkapi semua dokumennya.

BACA JUGA :  Satpol-PP Kota Ternate Tertibkan Komunitas Punk dan Berikan Edukasi

“Bisa dan tidaknya tergantung RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), kalau dari KSOP sendiri tidak ada masalah,” ucapnya.

Dia mengaku, kegiatan bongkar muat di Pantai Daulasi dilakukan oleh PT. Tege Lelang, karena aktivitas bongkar muat kapal harus ada Perusahaan Bongkar Muat (PBM).

“Perusahaan bongkar muat PT. Tege Lelang terdaftar di kita. Jadi di sana itu ada perusahaan konstruksi, pelayaran dan bongkar muat,” ungkapnya.

Kata dia, PBM yang melakukan aktivitas, mereka wajib terdaftar atau buat Pemberitahuan Melakukan Kegiatan Usaha (PMKU).

“Perusahaan harus terdaftar di sistem dulu baru kemudian melakukan kegiatan usaha. Di Pantai Daulasi itu bukan pelabuhan tapi terminal,” munurutnya.

Terpisah, Kasi Lala KSOP Kelas II Ternate Planing Gil Alnursa menjelaskan, KSOP merekomendasikan untuk kegiatan kepelabuhanan di Pantai Daulasi sebagai TUKS, karena masuk DLKp Ahmad Yani Ternate.

Meski begitu, ia  mengakui, bahwa selama ini PT. Thanaga Samudera Line belum mempunyai dokumen izin operasi TUKS.

“Izin TUKS sampai saat ini masih diproses oleh pihak perusahaan, karena terkait juga izin lingkungan yang harus disiapkan,” ungkapnya pada Jumat (3/3/2023).

BACA JUGA :  Rawan Politik Uang Jadi Alarm Bagi Bawaslu Maluku Utara

Ujar dia, Surat Izin Usaha Perusahan Angkutan Laut (SIUPAL), diterbitkan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut, yang teken Direktur Lala.

“Izin operasi pelabuhan adalah semacam registrasi perusahaan angkutan laut di KSOP Kelas II Ternate,” ucapnya.

Terkait dengan perusahaan bongkar muat, lanjut dia, dikerjakan oleh  PT. Tege Lelang yang memiliki Surat Izin Bongkar Muat (SIBM) dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku Utara.

Ditanya soal keterlibatan PT. Tamael Group di Pantai Daulasi, ia beralasan, tidak mengetahui perusahaan tersebut.

“Untuk PT Tamael Group, saya tidak tahu. Saya hanya menyampaikan terdaftar di kita saja,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, bagian Seksi dan Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Ternate memiliki 16 tugas pokok, tiga diantaranya:

  1. Melakukan penjaminan dan pemeliharaan kelestarian lingkungan di pelabuhan.
  2. Melakukan pelaksanaan, pengaturan, pengendalian dan pengawasan penggunaan lahan daratan dan perairan pelabuhan serta Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) pelabuhan, fasilitas dan operasional pelabuhan.
  3. Melakukan penetapan dan evaluasi standar kinerja operasional pelayaran jasa. (Ata)

Berita Terkait

Pemkot Ternate dan Kemenhub Bahas Tahap Akhir Hibah Tiga Pelabuhan
Sekda Rizal Marsaoly Pantau Pra TKA di SMA Negeri 8 Ternate
BP2RD Kota Ternate Hapus Denda PBB Sebanyak 20 Ribu WP
Silaturahmi Kepala Diskop UKM Ternate Bersama Pegawai dan Warga
Pemkab Taliabu Bersama Polres Percepat Pemanfaatan IKD Bagi Anggota dan Keluarga
IRC Sambut Penyerahan IJD: Berkat Aspirasi Masyarakat Taliabu ke Irine Yusiana Roba
Camat di Pulau Taliabu Dilimpahkan Sebagian Kewenangan Bupati
Hermawan, Anak Muda di Balik Gagasan Pemekaran Fangahu, Kini Maju Pilkades Bobong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:05 WIT

Pemkot Ternate dan Kemenhub Bahas Tahap Akhir Hibah Tiga Pelabuhan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIT

Sekda Rizal Marsaoly Pantau Pra TKA di SMA Negeri 8 Ternate

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:26 WIT

BP2RD Kota Ternate Hapus Denda PBB Sebanyak 20 Ribu WP

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24 WIT

Pemkab Taliabu Bersama Polres Percepat Pemanfaatan IKD Bagi Anggota dan Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:08 WIT

IRC Sambut Penyerahan IJD: Berkat Aspirasi Masyarakat Taliabu ke Irine Yusiana Roba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:41 WIT

Camat di Pulau Taliabu Dilimpahkan Sebagian Kewenangan Bupati

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WIT

Hermawan, Anak Muda di Balik Gagasan Pemekaran Fangahu, Kini Maju Pilkades Bobong

Rabu, 30 September 2026 - 13:03 WIT

Permudah Akses, Pemda Pulau Taliabu Berikan Bantuan Rakit Kepada Warga Dusun Langkuba

Berita Terbaru

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasyim

Daerah

BP2RD Kota Ternate Hapus Denda PBB Sebanyak 20 Ribu WP

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:26 WIT