Disperindagkop dan PT. Sanana Lestari Diduga Gelapkan Minyak Tanah

- Wartawan

Senin, 13 Februari 2023 - 21:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HPMS Gelar Aksi Soal Kelangkaan Minyak Tanah

HPMS Gelar Aksi Soal Kelangkaan Minyak Tanah

RAKYATMU.COM – Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Ternate menggelar aksi demonstrasi soal kelangkaan Minyak Tanah. Pasalnya, sudah memasuki 5 (Lima) Bulan belum ada kejalasan dari PT. Pertamina Persero Terminal BBM Sanana, Polres dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara.

Koordinator lapangan Sarfin Muhamat Duwila saat dikonfirmasi pada Senin (13/2/2023) menyampaikan, kelangkaan BBM bersubsidi jenis minyak tanah diduga Dinas Perindustrian Perdangangan Koperasi (Disperindagkop) dan PT. Sanana Lestari melakukan penggelapan minyak tanah.

“Disperindagkop bertugas untuk  mengeluarkan  izin pada Pertamina dan di salurkan pada PT. Sanana Lestari sebagai agen minyak tanah. Kemudian didistrbusikan kepada pangkalan-pangkalan yang terdaftar di Disperindagkop.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akan tetapi ada kejanggalan yang di temui, bahwa ada penggelapan minyak tanah yang di lakukan oleh Disprindagkop dan PT. Sanana Lestari,” ucap Sarfin.

BACA JUGA :  Minyak Kelapa UMKM Orang Moti Lolos Uji Mutu

Kata dia, dugaan ini berdasarkan data yang ditulusuri oleh HPMS Cabang Ternate, dimana data pangkalan dari Disperindagkop berbeda dengan PT. Sanana Lestari.

“Data dari Disperindagkop sebanyak 98 pangkalan dan 420 Ton minyak tanah. Sedangkan data dari PT. Sanana Lestari terdapat 101 pangkalan dan 460 Ton. Maka ada 3 pangkalan yang tidak terdaftar dan masih ada sisa 40 Ton,” tuturnya.

Lanjut dia, seharusnya satu pangkalan mendapatkan 5 Ton perbulan. Namun, ada sebagian pangkalan hanya menerima 3 Ton.

“Kami curiga 2 Ton Minyak Tanah yang hilang itu dijadikan bisnis gelap oleh Disperindakop dan PT. Sanana Lestari,” ungkapnya.

Selain perbedaan data, menurut dia, ada juga pangkalan di dua Desa, Kecamatan Sanana, sengaja menaikkan harga diatas Rp 7.000 hingga Rp 10.000 Perliter. Sedangkan harga minyak tanah pada umumnya hanya Rp 5.000 Perliter.

BACA JUGA :  Tanam 773 Pohon Cengkeh dan Pala Secara Serempak di Kota Ternate

“Ada juga agen yang tidak mendistribusikan ke masyarakat melainkan dijual ke pangkalan dengan harga yang lebih tinggi. Hal ini sudah berjalan selama 5 bulan, mulai akhir Tahun 2022 sampai Bulan Januari 2023,” ujarnya.

Berdasarkan proses kecurangan yang ditelusuri, maka ia mendesak, Polda Maluku Utara segerah evaluasi Polres Kepsul terkait mafia minyak tanah. Bupati Sula segera pecat Kepala Disperindagkop. PT Pertamina Patra Niaga Papua, Maluku-Maluku Utara segera pecat Manager PT. Pertamina Persero Terminal BBM Sanana.

“Satgas Sula segera menuntaskan kasus penggelapan minyak tanah, karena subsidi minyak tanah di rampok oleh Pertamina, Disprindagkop dan PT.Sanana Lestaria,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha
Wali Kota Ternate Jemput Kedatangan Kajati Maluku Utara Baru
RSUD CB Ternate Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan
TPPS Mulai Aksi Mengatasi Masalah Stunting di Pulau Taliabu
Pemda Pulau Taliabu Gelar Rapat Koordinasi DAK 2025
Astaga! Perusahaan Tambang di Halmahera Tengah Tunggak Gaji Karyawan
Satgas Ketpang Tertibkan Makanan Kedaluwarsa di Pulau Taliabu, Maluku Utara
PUPR Pulau Taliabu Atasi Masalah Banjir di Bobong

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:15 WIT

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:09 WIT

Wali Kota Ternate Jemput Kedatangan Kajati Maluku Utara Baru

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:35 WIT

RSUD CB Ternate Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:38 WIT

TPPS Mulai Aksi Mengatasi Masalah Stunting di Pulau Taliabu

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:13 WIT

Pemda Pulau Taliabu Gelar Rapat Koordinasi DAK 2025

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:24 WIT

Astaga! Perusahaan Tambang di Halmahera Tengah Tunggak Gaji Karyawan

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:41 WIT

Satgas Ketpang Tertibkan Makanan Kedaluwarsa di Pulau Taliabu, Maluku Utara

Senin, 3 Juni 2024 - 23:09 WIT

PUPR Pulau Taliabu Atasi Masalah Banjir di Bobong

Berita Terbaru

Imam dan Pihak Keamanan Usai Salat Idul Adha pada Sabtu 15 Juni 2024. (Rakyatmu)

Daerah

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha

Sabtu, 15 Jun 2024 - 17:15 WIT

Ruang Menulis

Ayat Suci

Kamis, 13 Jun 2024 - 08:42 WIT