DLH Kota Ternate Atasi Sampah Organik Gunakan Bantuan Lalat BSF

- Wartawan

Senin, 31 Juli 2023 - 13:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidang PPKL DLH Kota Ternate Membuat Kandang Budidaya Maggot. (Rakyatmu)

Bidang PPKL DLH Kota Ternate Membuat Kandang Budidaya Maggot. (Rakyatmu)

Ia menyebutkan di Kota Ternate ada 500 RW mengelola maggot dengan jumlah yang sama, maka reduksi sampah organik bisa 50 Ton sehari. Karena 1 kilogram maggot bisa menghabiskan sampah organik antara 4 sampai 5 kilogram per hari.

“Persoalan sampah ini tidak lagi membebani APBD Kota Ternate. Maggot ini bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat karena hasil maggot bisa dijual sebagai pakan hewan seperti ikan, ayam dan burung,” ungkapnya.

Selain itu, Ia menambahkan maggot juga bisa dibuat menjadi bahan pokok makanan yaitu, tepung. Jadi sambil mengurangi sampah sambil juga menabung uang. Saat ini, kata dia, ternak maggot sangat menggiurkan karena 1 kilogram maggot berkisar di harga Rp 50.000 sampai Rp 60.000.

“Permasalahan sampah di Kota Ternate masih menjadi salah satu pekerjaan rumah, karena 70 persen didominasi sampah organik dan dalam hitungan per hari saja terdapat 80 Ton sampah organik, hal ini diprediksi mengalami peningkatan setiap tahunnya,” tuturnya.

BACA JUGA :  Pipa Utama Dua Kelurahan Kota Ternate Bocor

Ia menjelaskan selama ini sampah organik masih dibuang begitu saja tanpa diolah, jadi kita harus berinovasi melakukan pengurangan (reduksi) sampah organik sebelum dibuang ke TPA Takome.

“Kita tahu sampah organik kan biasanya mudah membusuk dan harus segera dialihkan dari sumbernya sebelum menimbulkan bau dan masalah sanitasi. Sehari saja tidak diangkut pasti mengganggu masyarakat,” tandasnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas
Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya
Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran
Silaturahmi Badan Penghubung dengan Diaspora NTT, Florida Titipkan Generasi Muda ke Wali Kota Ternate
Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi
Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk
Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah
DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIT

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:13 WIT

Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:22 WIT

Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:13 WIT

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:52 WIT

Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIT

Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33 WIT

DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:11 WIT

Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru

Berita Terbaru