DLH Kota Ternate Atasi Sampah Organik Gunakan Bantuan Lalat BSF

- Wartawan

Senin, 31 Juli 2023 - 13:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidang PPKL DLH Kota Ternate Membuat Kandang Budidaya Maggot. (Rakyatmu)

Bidang PPKL DLH Kota Ternate Membuat Kandang Budidaya Maggot. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Maluku Utara selalu berinovasi untuk mengatasi peningkatan sampah organik dengan menggunakan bantuan lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot.

Selain mengurangi sampah dan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM). Maggot tersebut juga bernilai fantastis dengan harga pasaran berkisar Rp 60.000 per kilo, sehingga hal ini menjadi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Kabid PPK DLH Kota Ternate Syarif Tjan mengatakan, sampah organik bisa reduksi dari sumbernya dengan memanfaatkan maggot, sehingga tidak perlu diangkut lagi ke TPA. Lebih dari itu anggaran BBM bisa dikurangi dan juga ada nilai ekonomis akan didapatkan masyarakat.

Menurut dia, program reduksi limbah organik dengan menggunakan bantuan lalat BSF merupakan sebuah terobosan baru, bagaimana melibatkan masyarakat secara langsung dan aktif mengelola sampah. Sebab pengelolaannya sangat sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar.

BACA JUGA :  Kementerian ESDM Verifikasi 41 Situs Geologi Kota Ternate

“Ada efek ekonomi dari diterapkannya reduksi sampah menggunakan bantuan maggot. Tidak butuh air dan listrik, jadi sangat murah. Pengelolaannya nanti dilakukan di tingkat RW.”

“Kalau satu RW bisa mengelola 20 kilogram maggot sehari saja itu artinya sampah organik sudah bisa tereduksi 100 kilogram per RW,” katanya pada Senin (31/7/2023).

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis
Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis
RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan
Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918
Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah
Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 
Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’
Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:40 WIT

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIT

Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis

Minggu, 12 April 2026 - 18:13 WIT

RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIT

Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 13:49 WIT

Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 

Rabu, 8 April 2026 - 12:06 WIT

Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’

Selasa, 7 April 2026 - 18:29 WIT

Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT