DP3A Kepulauan Sula Dampingi Pelaku Pembunuhan Ayah Kandung

- Wartawan

Senin, 2 Juni 2025 - 17:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Psikolog DP3A Kepulauan Sul, Nursarahstri. (Rakyatmu/Istimewa)

Tim Psikolog DP3A Kepulauan Sul, Nursarahstri. (Rakyatmu/Istimewa)

RAKYATMU.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara melakukan pendampingan terhadap pelaku pembunuhan ayah kandung.

Pelaku sendiri diduga mengalami ganguan jiwa. Peristiwa ini terjadi di Desa Malbufa, Kecamatan Sanana Utara pada Sabtu (31/5/2025) kemarin. Kejadian ini bermula korban berinisial RM (69) menyuruh anaknya OM (18) untuk mandi.

Namun pelaku tidak menuruti dan melakukan perlawanan hingga menikam ayahnya sendiri dengan mengunakan senjata tajam di bagian dada. Atas hal tersebut, korban kehilangan nyawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DP3A Kepsul Siti Farida melalui Tim Psikolog Nursarahstri mengatakan, masalah pembunuhan yang melibatkan seorang perempuan berusia 18 tahun yang diduga membunuh ayahnya diduga mengalami ganguan jiwa.

“DP3A sudah melakukan pendampingan, sementara ini kami masih menunggu pihak keluarga, karena kami mau buat semacam asesmen karena ada indikasi secara mental kurang stabil makanya kami butuh informasi lengkap dari pihak keluarga,” kata Nursarahstri.

BACA JUGA :  Survei: Tauhid-Nasri Unggul Jauh di Pilwako Ternate

“Kemarin ketemu dia (terduga pelaku), itu memang dari cara dia berkomunikasi atau interaksi dengan orang lain itu memang ada indikasi gejala-gejala yang mengarah kesana (kondisi mental kurang stabil),” tambahnya.

Nursarahstri menyampaikan, tujuan untuk melakukan asesmen baik kepada terduga pelaku dan keluarga untuk mengetahui perempuan 18 tahun tersebut sudah berapa lama mengalami gangguan jiwa.

Menurutnya, untuk mengetahui secara pasti OM mengalami gangguan jiwa, harus ada ahli psikologi atau mendatangkan UPT dari Provinsi Maluku Utara untuk mengetahui gejala gangguan jiwa tersebut mengarah kemana.

“Untuk diagnosis pastinya itu harus ada ahli. Sementara kami masih menunggu proses dari Polres, misalnya proses hukum mereka minta, baru DP3A menyurat ke UPT Provinsi,” katanya.

BACA JUGA :  KPU Maluku Utara Temukan Bacaleg Ganda di 9 Partai Politik 

Ia menambahkan, kalau memang penanganannya membutuhkan lebih intensif, harus adakan psikiater. Pihak keluarga, kata Nursarahstri sebelumnya sudah berencana membawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk perawatan intensif.

“Kalau dari rencana keluarganya itu memang ada mereka punya niat untuk bawah dia ke RS untuk perawatan lebih intensif ke RSJ, mungkin dari pihak keluarga juga khawatir. Karena memang yang bersangkutan butuh perawatan yang intensif, mungkin dengan konseling saja tidak cukup,” bebernya.

Sekedar informasi, terduga pelaku membunuh ayahnya saat telah diamankan oleh pihak Kepolisian Resor Polres Kepulauan Sula setelah penyidik m3lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pads Minggu 1 Juni 2025, kemarin.(*)

Penulis : Aryanto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkot Gandeng Pemkab Blitar Jaga Harga dan Ketersediaan Telur di Kota Ternate
Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:57 WIT

Pemkot Gandeng Pemkab Blitar Jaga Harga dan Ketersediaan Telur di Kota Ternate

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru