Komisi III Sebut Sistem Pelayanan RSUD Sanana ‘Buruk’

- Wartawan

Selasa, 16 September 2025 - 19:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Moh. Azwan Soamole. (Rakyatmu)

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Moh. Azwan Soamole. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Moh. Azwan Soamole menyebutkan sistem pelayanan RSUD Sanana buruk. Hal ini disampaikan usai Komisi III RDP bersama Direktur Rumah Sakit (RS), Ulia Handayani Ngofangare dan Kepala Dinas Kesehatan, Suryati Abdullah, Selasa (16/9/2025).

Ia juga menilai petugas medis pun tidak mampu berkomunikasi dengan baik terhadap pasien. Dengan RDP ini, pihaknya meminta pihak RSUD Sanana dan Dinas Kesehatan bisa meningkatkan pelayanan lebih baik.

Dalam RDP, kata Azwan, Komisi III juga mendengar klarifikasi dari pihak RSUD terkait meninggalnya seorang Ibu bernama Raina saat melahirkan di RSUD Sanan, diduga karena kelalaian petugas medis.

“Banyak masyarakat menilai pelayanan RSUD Sanana tidak maksimal. Bahkan beberapa anggota dewan mengaku keluarga mereka pun pernah mengalami hal serupa,” kata Azwan.

Dikatakanya, dalam klarifikasi Direktur RS bahwa pihak RSUD telah menangani pasien sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Namun, mungkin di lapangan, ada tenaga kesehatan yang tidak memberikan informasi secara utuh kepada pihak keluarga,” katanya melanjutkan klarifikasi Direktur RS.

Berdasarkan keterangan keluarga korban yang diterima, dia bilang, keluarga menduga adanya kelalaian dalam proses penanganan, terutama terkait kebutuhan darah untuk transfusi, setelah pasien melahirkan dan mengalami pendarahan hebat sekitar Pukul 03.00 WIT.

Namun, proses untuk mendapatkan darah dianggap dipersulit oleh pihak rumah sakit. Masih keteragan korban, meski mereka mengetahui adanya empat kantong darah yang tersedia di laboratorium. Akan tetapi darah tersebut tidak diberikan secara langsung, kecuali pihak keluarga menghadirkan pendonor pengganti terlebih dahulu.

BACA JUGA :  Buka Pos Layanan Pajak Tahunan, Kantor Pajak Sanana Jalin Kerjasama dengan Polres Kepulauan Sula

“Keluarga merasa prosedur itu menghambat. Mereka mempertanyakan kenapa darah tidak langsung diberikan saat kondisi pasien kritis, dan baru diberikan sesaat sebelum pasien meninggal dunia, sekitar pukul 07.00 WIT,” ujar Azwan mengulangi keterangan keluarga korban.

Untuk itu, Politisi Partai Golkar menegaskan kepada Direktur RSUD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, termasuk pembinaan terhadap tenaga kesehatan agar lebih humanis dan komunikatif. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman

Berita Terkait

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu
Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Kebakaran
Pemkot Ternate dan Kemenhub Bahas Tahap Akhir Hibah Tiga Pelabuhan
Sekda Rizal Marsaoly Pantau Pra TKA di SMA Negeri 8 Ternate
BP2RD Kota Ternate Hapus Denda PBB Sebanyak 20 Ribu WP
Silaturahmi Kepala Diskop UKM Ternate Bersama Pegawai dan Warga
Pemkab Taliabu Bersama Polres Percepat Pemanfaatan IKD Bagi Anggota dan Keluarga
IRC Sambut Penyerahan IJD: Berkat Aspirasi Masyarakat Taliabu ke Irine Yusiana Roba

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:09 WIT

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:58 WIT

Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Kebakaran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:05 WIT

Pemkot Ternate dan Kemenhub Bahas Tahap Akhir Hibah Tiga Pelabuhan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIT

Sekda Rizal Marsaoly Pantau Pra TKA di SMA Negeri 8 Ternate

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:14 WIT

Silaturahmi Kepala Diskop UKM Ternate Bersama Pegawai dan Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24 WIT

Pemkab Taliabu Bersama Polres Percepat Pemanfaatan IKD Bagi Anggota dan Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:08 WIT

IRC Sambut Penyerahan IJD: Berkat Aspirasi Masyarakat Taliabu ke Irine Yusiana Roba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:41 WIT

Camat di Pulau Taliabu Dilimpahkan Sebagian Kewenangan Bupati

Berita Terbaru

pupuk organik dari Kementerian Pertanian tiba di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu. (RakyatMu)

Daerah

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:09 WIT