Oknum ASN Ngaku Jogugu Kesultanan Ternate Demo di KPU Malut Diwarning

- Wartawan

Kamis, 19 Desember 2024 - 12:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Zulkifli Marsaoly mengenakan pakaian sadaria warna crame disertai tuala talam saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor KPU Maluku Utara. (Istimewa)

Foto: Zulkifli Marsaoly mengenakan pakaian sadaria warna crame disertai tuala talam saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor KPU Maluku Utara. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Kesultanan Ternate memberi warning kepada Zulkifli Marsaoly, yang mengaku sebagai Jogugu atau perdana menteri Kesultanan Ternate. ASN aktif yang tercatat sebagai tenaga penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Ternate itu, terancam diproses secara adat maupun hukum negara.

“Kalau di kemudian hari yang bersangkutan masih bawa-bawa atribut Kesultanan Ternate, maka kami akan proses, baik secara adat maupun hukum negara,” tegas Fanyira Tolongara mewakili Bobato 18 atau Nyagimoi se Tufkange Kesultanan Ternate, H. Rinto M. Tolongara kepada Rakyatmu.com, Kamis (19/12/2024).

Sikap tersebut setelah Zulkifli yang hadir mengenakan pakaian sadaria serta tuala talam dan mengaku sebagai Jogugu, ikut dalam aksi demonstrasi bersama Aliansi Masyarakat Maluku Utara (AMMU) di Kantor KPU Malut, Rabu (18/12). Zulkifli hadir bersama Kapita Ngofa Kesultanan Tidore, Kapita Lao Kesultanan Bacan, dan Kapita Kesultanan Jailolo.

“Terkait aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan 4 kesultanan kemarin, salah satu oknum yang mengaku sebagai Jogugu Kesultanan Ternate itu bukan bagian dari perangkat adat. Jadi kami minta yang bersangkutan tidak lagi menggunakan atribut kesultanan atau mengatasnamakan Kesultanan Ternate,” jelas Rinto.

Menurut Rinto, Kesultanan Ternate memiliki pranata adat yang lengkap. Mulai dari Jogugu sampai pada tingkat Kapita dan Barobaro di level kampung. Secara struktural, semua perangkat adat Kesultanan Ternate memiliki legitimasi sultan.

“Itu (perangkat adat) sudah dilantik dan secara legitimasi sudah ada lewat sultan. Jadi beliau (Zulkifli) itu bukan perangkat adat dan tidak ada hubungan sama sekali dengan perangkat adat Kesultanan Ternate,” tegas Rinto.

BACA JUGA :  Apa Saja Kerja KPU 2 Bulan Kedepan hingga Pengumuman DCT Anggota Dewan

Rinto juga menyebut secara kelembagaan, Kesultanan Ternate tidak mencampuri proses Pilkada di Malut. Karena masyarakat adat maupun masyarakat secara umum, sudah memberikan hak suaranya terhadap empat pasangan calon pada Pilkada Malut.

“Jadi Kesultanan Ternate secara kelembagaan tidak mencampuri hal-hal yang menyangkut dengan pilkada kemarin. Bagi kami, proses pemilihan kepala daerah sudah selesai,” jelasnya.

Bagi Rinto, Kesultanan Ternate tetap menghargai siapapun yang menyampaikan aspirasi. Tapi tidak dengan menggunakan atribut Kesultanan Ternate.

“Tidak boleh lagi ada yang menggunakan atribut Kesultanan Ternate. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kamtibmas, khususnya di Ternate,” ujarnya.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Cold Storage Perdana Malut Rampung, Jadi Senjata Utama Lawan Inflasi
Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat
Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha
Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama
Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:57 WIT

Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:56 WIT

Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:37 WIT

Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIT

Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:49 WIT

Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:58 WIT

Wakil Bupati Pulau Taliabu Serahkan Bantuan di Desa Lohobuba dan Limbo

Berita Terbaru