Ombudsman RI: Pelayanan Pemprov Maluku Utara Paling Buruk

- Wartawan

Jumat, 27 September 2024 - 17:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Jemsly Hutabarat saat Diwawancarai di Ternate. (Rakyatmu)

Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Jemsly Hutabarat saat Diwawancarai di Ternate. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Ombudsman Republik Indonesia menyebutkan pelayanan di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Maluku Utara paling buruk dan hingga saat ini masih masuk zona merah. Demikian dikatakan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Jemsly Hutabarat di Ternate pada Jumat (27/9/2024).

Jemsly mengatakan, pelayanan publik di 10 Kabupaten/Kota sudah baik, sebab tidak ada lagi yang masuk zona merah, rata-rata pelayanan berada di zona kuning dan hijau.

BACA JUGA :  Ratusan Paket Kegiatan di Kota Ternate Dikerjakan Pada Bulan

“Pelayanan publik di Kabupaten dan Kota lebih mendingan ketimbang pelayanan di Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” ujar Jemsly.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jemsly menyebutkan pelayanan di Pemprov Maluku Utara sangat buruk karena masih masuk zona merah, sehingga pihaknya akan melakukan evaluasi agar di setiap dinas lingkup pemerintahan provinsi bisa melayani masyarakat dengan baik.

“Ini perlu dievaluasi, agar kedepannya pelayanan di tingkat Provinsi Maluku Utara bisa menjadi lebih baik,” ucapnya.

BACA JUGA :  CPM-UTUH dapat Nomor Urut 2: Dua Menandakan Kemenangan di Pilkada Pulau Taliabu

Selain itu Jemsly menambahkan, pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ternate sudah sangat baik. Karena memudahkan masyarakat melakukan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun pengurusan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan lain-lain.

“Kami mengapresiasi kerja-kerja dari Disdukcapil Kota Ternate yang telah memberikan pelayanan begitu baik kepada masyarakat,” ujarnya. (**)

Penulis : Reswandi

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru