Penerimaan Non-ASN RSUD Sanana Ditiadakan, Begini Penjelasan Ulia Handayani

- Wartawan

Rabu, 15 Januari 2025 - 17:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare. (Rakyatmu)

Plt. RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana Ulia Handayani Ngofangare menegaskan pihaknya tidak menerima non-ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) baik itu tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga kebersihan di Tahun 2025.

“Tenaga non-ASN beserta pelayanan kebersihan ditiadakan berdasarkan peraturan Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), sejak dibuka seleksi PPPK per Bulan Oktober 2024,” jelas Ulia kepada rakyatmu.com di ruang kerjanya pada Rabu (15/1/2025).

Kata Ulia, tahun 2024 kemarin RSUD Sanana menjalani surat perjanjian kerja dengan tenaga non-ASN sebanyak 100 orang lebih namun masa kontrak berakhir 31 Desember.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami punya kontrak kerja non-ASN itukan berakhir di 31 Desember sesuai masa kontrak tahun anggaran 2024,” kata Ulia.

BACA JUGA :  Padati Lokasi Reses, M. Natsir Sangadji Serap Aspirasi Warga Desa Mangoli

Meski begitu, menurut Ulia, tenaga honorer yang masa kerja selama dua tahun sesuai regulasi PANRB tentang rekrutmen PPPK 2024 dapat mengikuti seleksi digelombang kedua khususnya nama-nama sudah terdaftar di BKN.

“Mana-mana yang bisa dilakukan kontrak kerja harus tercatat di pangkalan data (database) BKN yang bekerja dari 2022 atau sudah bekerja dua tahun berturut-turut,” tutur Ulia.

“Dan itu menjadi pangkalan data BKN kemudian dibuka selama periode kedua tahun 2024 untuk gelombang kedua PPPK,” lanjutnya.

Ia menambahkan, tenaga non-ASN yang masa kontraknya telah berakhir hampir sebagian besar datanya sudah terdaftar di BKN dan itu akan diprioritaskan untuk seleksi PPPK di gelombang kedua tahun 2024.

BACA JUGA :  Tuntut Upah Kerja, Delapan Karyawan Diusir dari Kontrakan

Dengan begitu, tenaga kesehatan yang terisi di RSUD Sanana harus Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski begitu dia mengaku bahwa aturan ini membuat pihaknya kekurangan tenaga kesehatan non-ASN.

“Hampir 70 persen nama-nama Nakes di RSUD Sanana yang terdaftar di BKN, selisihnya sekitar 17 orang sih. Untuk sementara yang ada itu PNS sekitar 100 orang lebih juga,” ungkap Ulia.

“17 orang yang datanya tidak terdaftar di BKN tadi, kedepan jika mengganggu pelayanan, tadi saya bilang kita meminta permohonan ke Pemerintah Daerah untuk mungkin bisa diakomodir, baik penataan kembali sehingga menutupi kekurangan pelayanan,” jelasnya. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Cold Storage Perdana Malut Rampung, Jadi Senjata Utama Lawan Inflasi
Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat
Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha
Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama
Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:57 WIT

Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:56 WIT

Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:37 WIT

Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIT

Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:49 WIT

Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:58 WIT

Wakil Bupati Pulau Taliabu Serahkan Bantuan di Desa Lohobuba dan Limbo

Berita Terbaru