RSUD Chasan Boesoirie Ternate Ogah Bayar Retribusi ke DLH, Lurah: Nanti Saya Sampaikan

- Wartawan

Senin, 15 Mei 2023 - 10:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah menumpuk dan Berhamburan di TPS RSUD Chasan Boesoirie Ternate pada Minggu 14 Mei 2023 (Rakyatmu)

Sampah menumpuk dan Berhamburan di TPS RSUD Chasan Boesoirie Ternate pada Minggu 14 Mei 2023 (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Penanganan sampah di RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara, sangat buruk. Diketahui Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang harusnya diangkut setiap hari oleh DLH Kota Ternate, dibiarkan menumpuk selama dua Minggu.

Hal itu disebabkan pihak RSUD menunggak tagihan pembayaran retribusi kepada DLH selama empat bulan. Pihak RSUD pun beralasan bahwa belum melakukan membayar karena DLH belum melengkapi dokumen tagihan secara terperinci.

Sementara pemandangan tak sedap tersebut berada tepat di samping kamar mayat, sampahnya sudah memenuhi TPS, bahkan sebagiannya berhamburan di jalan dan dibiarkan begitu saja.

Kepala Bidang Administrasi Umum RSUD Chasan Boesoirie Ternate Hani S ditemui Rakyatmu.com pada (15/5/2023) mengatakan, produksi sampah RSUD setiap hari sangat banyak, sementara TPS yang tersedia tidak bisa menampung sampah lebih dari dua hari karena ukuranya sangat terbatas.

“Belum lama ini kita minta ke DLH untuk menyiapkan kontainer sampah, tapi alasannya kontainernya terbatas. RSUD sendiri bisa siapkan hanya saja kondisinya lagi seperti begini. Jadi insya Allah kalau ada anggaran baru bisa diadakan,” jelasnya.

Selain itu, dia mengakui, tagihan retribusi dari DLH sampai sekarang belum dibayarkan, lanjut dia, RSUD akan membayar kecuali Dinas Lingkungan Hidup sudah melengkapi dokumen tagihan disertai dasar yang jelas.

BACA JUGA :  Ini Hasil Rikkes Anggota Remaja Samapta Polres Ternate

“Pembayaran dilakukan bila DLH menyiapkan dokumen berupa MoU dan daftar harga. Kita bayar ini kan harus punya daftar harga, intinya ada dasarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Tanah Tinggi Barat Sahril Fatcepon saat dihubungi belum lama ini mengatakan, segera menyampaikan informasi penumpukan sampah di RSUD ke DLH.

“Iya sampah rumah sakit yang ada di dalam lokasi itu kerja sama antara pihak rumah sakit dengan DLH, nanti saya tolong sampaikan,” katanya. (**)

Penulis : Haerudin

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru