RAKYATMU.COM – Tim Penggerak PKK Kota Ternate dan Dinas Sosial resmi menandatangani Surat Kesepakatan Bersama (SKB) “Kampung Keluarga Berkulitas Pilot Project TP-PKK Kota Ternate” di halaman Kantor Lurah Foramadiahi, Kecamatan Pulau Ternate pada Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si, Ketua TP PKK Kota Ternate Ny. Hj. Marliza M. Tauhid, Ketua Bidang II TP PKK Kota Ternate Ny. Hj. Hasmiati Rizal, Kepala Dinas Kepala Dinsos, Burhanuddin Abdul Kader, serta sejumlah Kepala OPD dan jajaran PKK.
Ketua TP PKK Kota Ternate menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kelurahan Foramadiahi sebagai lokasi pilot project. Marliza menegaskan bahwa TP PKK Kota Ternate terus menyelaraskan program kerja tiap Pokja (1–4) serta Sekretariat dengan 8 prioritas program Pemerintah Indonesia, dalam rangka mendukung terwujudnya Asta Cita menuju Indonesia Emas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Implementasi program tersebut akan dijalankan melalui Kampung Keluarga Berkualitas Binaan TP PKK Kota Ternate, sebagaimana ditetapkan dalam SK Ketua TP PKK Kota Ternate Nomor 15/KEP/PKK.Kota/X/2025 tentang Penetapan Kelurahan Foramadiahi sebagai kampung binaan.
“Semua potensi yang dimiliki Foramadiahi merupakan modal dasar yang sangat strategis untuk pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas binaan TP PKK Kota Ternate,” ungkap Ketua TP PKK.
Dijelaskan bahwa Foramadiahi merupakan salah satu kampung tertua yang menjadi denyut awal sejarah Kota Ternate. Terletak pada ketinggian 600 mdpl dengan luas wilayah 80 hektar, kelurahan ini dihuni 1.324 jiwa, terdiri atas 334 KK, 3 RW, dan 8 RT, serta 20 Dasawisma. Sebagian besar warganya bermata pencaharian sebagai petani.
Saat ini TP PKK Kelurahan Foramadiahi didukung oleh 40 pengurus yang memiliki komitmen tinggi untuk mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK. Kata dia, pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui program unggulan setiap pokja.
“Istilah ‘kampung’ yang kami gunakan merujuk pada nilai filosofis tentang komunitas, harmoni dengan alam, serta pemeliharaan tradisi lokal. Inilah yang membedakan Kampung Keluarga Berkualitas binaan TP PKK Kota Ternate,” terangnya.
Dalam waktu kurang lebih tiga minggu, TP PKK Kota Ternate bersama kader dan masyarakat Foramadiahi telah melaksanakan sejumlah langkah awal.
Pada aspek Pokja 1, telah dibentuk Remaja Andalan TP PKK untuk mendukung program PKK dan pemerintah kelurahan, serta diberikan pembekalan melalui Sosialisasi Pencegahan Kekerasan oleh DP3A Kota Ternate dan Sosialisasi Perilaku Berisiko Remaja.
Pada Pokja 2, telah dibentuk tiga kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Pemula Andalan yang memproduksi sirup pala, manisan pala, keripik pisang, dan dabu-dabu roa. Kelompok ini juga dibimbing dalam pencatatan usaha dan telah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pokja 3 telah menggerakkan Gerakan Menanam di pekarangan rumah warga serta kebun bersama. Keunikan konsep ini adalah pembagian komoditas tanaman per RT. RT 01 menanam terong, RT 02 kacang panjang, RT 03 tomat, RT 04 kangkung, RT 05 sawi, RT 06 bayam, dan RT 07–08 cabai.
Selain itu, direncanakan pula pemberian bantuan bahan pangan bagi keluarga pra sejahtera, serta telah dilaksanakan Sosialisasi Pangan Bergizi di SD 59 dengan melibatkan siswa dan orang tua.
Pada sisi Pokja 4, TP PKK telah melakukan pendataan keluarga yang belum memiliki jaminan kesehatan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Selain itu, telah dibentuk Kelas Ibu Hamil dan Tabungan Ibu Bersalin. (**)
Penulis : Diman
Editor : Redaksi













