Sosialisasi Baznas Maluku Utara Dua Bulan Gunakan Dana Pribadi dan Belum Terima Gaji

- Wartawan

Jumat, 5 April 2024 - 02:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Baznas Provinsi Maluku Utara di IAIN Ternate Gunakan Dana Pribadi.(Rakyatmu)

Sosialisasi Baznas Provinsi Maluku Utara di IAIN Ternate Gunakan Dana Pribadi.(Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Maluku Utara cuek dengan anggaran operasional dan gaji pegawai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sebab selama dua bulan melakukan sosialisasi di sejumlah instansi masih menggunakan dana pribadi, begitu juga dengan gaji lima komisioner dan 18 pegawai pun belum dilakukan pembayaran selama dua bulan.

Padahal, Baznas merupakan salah satu lembaga pemerintah non struktural yang membantu upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan, karena tugas Baznas menghimpun dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari muzakki kepada mustahik yang membutuhkan.

Sebelumnya, Plt. Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali menyampaikan dalam acara pelantikan Baznas pada 16 Februari 2024 bahwa Baznas tetap dibiayai oleh pemerintah, baik itu biaya operasional dan gaji komisioner serta pegawai. Namun, penyampaian Gubernur tidak dihiraukan oleh Biro Kesra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Baznas Maluku Utara Drs. H. Badaruddin Gailea saat dikonfirmasi menyampaikan, setelah pelantikan pada 16 Februari, pihaknya langsung melakukan sosialisasi di Biro Organisasi, Biro Kesra dan BPKAD. Kemudian, dilanjutkan di IAIN, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara.

BACA JUGA :  Bulan Depan Pemda Kepulauan Sula Gelar SKD CPNS, Fadila: Fasilitas Capai 80 Persen

Dia menyebutkan, sosialisasi tersebut terkait Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Daerah (Perda), yang memberikan kewenangan kepada Baznas atas nama mustahik untuk mengambil zakat dan infaq di instansi tingkat provinsi. Sekaligus membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di masing-masing instansi.

“Sosialisasi ini dilakukan menggunakan anggaran pribadi selama dua bulan berjalan karena anggaran operasional belum dikeluarkan oleh Biro Kesra Maluku Utara. Saya merasa ini bentuk ketidak tahuan atau bentuk kesengajaan di tingkat bawah (Kesra),” ungkap Badaruddin pada Kamis (4/4/2024).

Padahal, kata dia, dalam sambutan Plt. Gubernur Maluku Utara dalam acara pelantikan Baznas, beliau sangat mengapresiasi kinerja Baznas dan anggaran operasional serta gaji tetap ditanggung oleh pemerintah. Atas penyampaian Gubernur tersebut, lanjut dia, sehingga Baznas sampaikan kebutuhan sesuai Juknis ke Biro Kesra dan BPKAD.

BACA JUGA :  Aspirasi Keunggulan Lokal Jadi Poin Penting di Musrenbang Kecamatan Ternate Utara

“Namun anggaran yang telah disampaikan itu, belum dilakukan pencairan baik itu, anggaran operasional, gaji komisioner dan pegawai. Seharusnya perangkat dibawah ini harus menyimak apa yang dikatakan oleh Pak Gubernur, agar program Baznas bisa berjalan,” ucapnya.

Meski begitu, pihaknya tetap menjaga hak muzakki atau orang-orang yang memberi ZIS yang ada di rekening Baznas, dan dalam waktu dekat pihaknya akan menyalurkan kepada mustahik yang membutuhkan.

“Harapan kita, Biro Kesra segera melakukan pencairan pada Jumat (5/4) ini , mengingat batas waktu aktivitas perkantoran tersisa di hari jumat. Kasihan pegawai 18 orang belum menerima gaji mereka yang tinggal beberapa hari lagi sudah lebaran,” pungkasnya. (**)

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas
Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya
Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran
Silaturahmi Badan Penghubung dengan Diaspora NTT, Florida Titipkan Generasi Muda ke Wali Kota Ternate
Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi
Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk
Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah
DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIT

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:13 WIT

Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:22 WIT

Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:13 WIT

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:52 WIT

Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIT

Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33 WIT

DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:11 WIT

Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru

Berita Terbaru