Sultan Ternate Tekankan Pentingnya Menerapkan 4 Pilar Dalam Bernegara

- Wartawan

Kamis, 28 November 2024 - 12:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sultan Ternate yang juga anggota komisi I DPD RI Hidayat M. Sjah menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Kedaton Kesultanan Ternate. (Istimewa)

Foto: Sultan Ternate yang juga anggota komisi I DPD RI Hidayat M. Sjah menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Kedaton Kesultanan Ternate. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Sultan Ternate Hidayat M. Sjah menuturkan, Pancasila memiliki 5 sila dan disahkan pada 18 Agustus 1945. Sebagai sebuah simbol negara, Pancasila merupakan pijakan dasar dalam bernegara.

“Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum,” ujar Sultan Hidayat yang juga anggota Komisi I DPD RI, saat menggelar Sosialisasi 4 Nilai Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika di Pandopo Kedaton Sultan Ternate, Kamis (28/11/2024).

Sultan Hidayat mengatakan, sebelumnya terdapat beberapa konsep tentang Pancasila oleh para foundeing father, di dalamnya termasuk Sultan Iskandar M. Djabir. Sedangkan Ternate kala itu merupakan negara berdaulat yang memiliki falsafah, dan menjadi dasar dalam bernegara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelumnya Kesultanan Ternate merupakan negara berdaulat, yang memiliki falsafah orang Ternate yang menjadi dasar negara, terdiri dari 7 sila dasar dan burung garuda berkepala dua (Goheba Dopolo Romdidi) menjadi lambang negara,” tuturnya.

BACA JUGA :  Ketua Komisi II DPR: Sofifi Tak Perlu Jadi Kota, Cukup Benahi Wajahnya

Lebih lanjut Sultan Hidayat menuturkan, konsep bernegara di Indonesia adalah sebuah pengabdian antar sesama manusia, anak kepada orang tua, hingga pengabdian kepada alam semesta. Sebagai bentuk pengabdian manusia terhadap alam, manusia wajib memeliharanya.

“Sedangkan dalam konteks kepatuhan, dalam ma co ou ada kepatuhan. Bernegara juga wajib memiliki nilai-nilai kepatuhan. Jadi harus ada pemahaman terhadap nilai-nilai itu sendiri lewat ajang pendidikan. Sedangkan budaya diajarkan dalam pendidikan formil,” ujarnya.

“Nilai-nilai ini agar terus disosialisasikan di mana saja, terutama pada anak-anak kita di rumah agar tidak hilang. Begitu juga mengenai budaya lokal semisal bahasa daerah,” tambah Sultan Hidayat.

Sementara itu, Kepala Bidang Adat Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Gunawan Yusup Radjim yang hadir sebagai narasumber, menambahkan NKRI sejatinya mengadopsi konsep yang dicetuskan oleh para leluhur. Dimana, kearifan lokal masyarakat Ternate juga banyak menganut 4 nilai dasar.

BACA JUGA :  Dinkes Kota Ternate Gelar Aksi Bergizi di Sekolah untuk Gerakan Sehat Remaja Masa Kini

“Pada waktu mau mendirikan negara RI, torang (kami) punya Ou (Sultan) Jabir Sjah juga ikut mendirikan negara. Nilai kebangsaan mulai digunakan pada tanggal 18 Agustus 1945,” jelasnya.

Pertama, lanjut Gunawan, mereka melahirkan Pancasila yang artinya 5 sila sebagai dasar negara. Begitu juga UUD 1945 yang dilahirkan pada 18 Agustus 1945. Selain itu, terlahir pula semboyan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan pengikat antar sesama anak bangsa.

“Di dalamnya hidup berbagai agama, suku, dan bangsa. Dengan Bhineka Tunggal Ika menjadi perekat untuk saling menghargai satu dengan yang lain,” imbuh Gunawan.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru