Tak Ada Dermaga, Warga Desa Tagalaya Halmahera Utara Kesulitan ke Tobelo

- Wartawan

Kamis, 22 Juni 2023 - 22:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Penyebrangan ke Tobelo saat Air Laut Surut. (Rakyatmu)

Kondisi Penyebrangan ke Tobelo saat Air Laut Surut. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Warga Desa Tagalaya, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, hingga kini merasa kesulitan saat menyeberang ke Tobelo menggunakan ketinting, dengan memakan waktu sekitar 30 menit. Kendalanya ketika air laut lagi surut. Hal ini karena, Pemerintah setempat tidak membangun dermaga di Desa tersebut.

Keluhan warga ini, membuat Anggota DPRD Halmahera Utara Irfan Soekoenay angkat bicara. Kata Irfan, dirinya pernah menyampaikan ke Pemerintah Daerah Halmahera Utara melalui Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan Bappeda.

“Dengan harapan agar instansi tersebut dapat memfollow up persoalan ini. Namun hingga kini belum mendapat tanggapan apa-apa dari pemerintah,” ucapnya.

Menurut dia, terkait program-program seperti jalan, dermaga dan jembatan yang ada di Kementerian Desa, itu sebetulnya bisa dilaksanakan melalui dana APBN bagi Daerah yang membutuhkan.

“Selaku wakil rakyat, kami siap mendorong dan mengawal kebutuhan masyarakat ke Kementerian Desa,” ucapnya

Lanjut Irfan, untuk program seperti pembuatan dermaga, jalan dan jembatan. Semua itu ada anggarannya. Tinggal bagaimana untuk dilakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Irfan mengungkapkan, ketika air laut surut, anak-anak pergi ke sekolah di Tobelo sangat kesulitan untuk menyeberang, karena harus naik perahu dengan keadaan basah. Hal ini menandakan kurangnya perhatian dari instansi terkait.

BACA JUGA :  Iskandar Idrus Jadi Rebutan 8 Parpol di Maluku Utara

Politisi Partai PKB itu mengatakan, dirinya siap mendengar dan merespon keluhan dari masyarakat.

Irfan mengaku, siap mengawal program ini agar masyarakat Desa Tagalaya secepatnya memiliki jembatan penyeberangan yang representatif.

“Sebagai wakil rakyat, kami siap mendorong dan mengawal kelurahan masyarakat ke Kementerian Desa. Karena terkait hal itu anggarannya ada di APBN, itu yang kami tahu,” tuturnya.

Olehnya itu ia berharap, agar pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten bisa bersinergi dalam menanggapi keluhan warga, agar persoalan seperti ini dapat segera terealisasi. (Fanklin)

Penulis : Fanklin Sangadi

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha
Wali Kota Ternate Jemput Kedatangan Kajati Maluku Utara Baru
RSUD CB Ternate Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan
TPPS Mulai Aksi Mengatasi Masalah Stunting di Pulau Taliabu
Pemda Pulau Taliabu Gelar Rapat Koordinasi DAK 2025
Astaga! Perusahaan Tambang di Halmahera Tengah Tunggak Gaji Karyawan
Satgas Ketpang Tertibkan Makanan Kedaluwarsa di Pulau Taliabu, Maluku Utara
PUPR Pulau Taliabu Atasi Masalah Banjir di Bobong

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:15 WIT

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:09 WIT

Wali Kota Ternate Jemput Kedatangan Kajati Maluku Utara Baru

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:35 WIT

RSUD CB Ternate Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:38 WIT

TPPS Mulai Aksi Mengatasi Masalah Stunting di Pulau Taliabu

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:13 WIT

Pemda Pulau Taliabu Gelar Rapat Koordinasi DAK 2025

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:24 WIT

Astaga! Perusahaan Tambang di Halmahera Tengah Tunggak Gaji Karyawan

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:41 WIT

Satgas Ketpang Tertibkan Makanan Kedaluwarsa di Pulau Taliabu, Maluku Utara

Senin, 3 Juni 2024 - 23:09 WIT

PUPR Pulau Taliabu Atasi Masalah Banjir di Bobong

Berita Terbaru

Imam dan Pihak Keamanan Usai Salat Idul Adha pada Sabtu 15 Juni 2024. (Rakyatmu)

Daerah

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha

Sabtu, 15 Jun 2024 - 17:15 WIT

Ruang Menulis

Ayat Suci

Kamis, 13 Jun 2024 - 08:42 WIT