Upah 14  Eks Karyawan PT. KMS Belum Dilunasi, Menunggu Pembayaran Lanjutan

- Wartawan

Kamis, 1 Juni 2023 - 11:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediasi Pembayaran Upah Eks Karyawan PT KMS di Kantor Disnaker Kota Ternate (Rakyatmu)

Mediasi Pembayaran Upah Eks Karyawan PT KMS di Kantor Disnaker Kota Ternate (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Mediasi pembayaran tunggakan upah 21 eks karyawan dan Direktur PT. Kelola Mina Samudra (KMS), Sekendari, di Dinas Tenaga Kerjaan (Disnaker) Kota Ternate, Maluku Utara, tidak sesuai harapan. Sebab Direktur Perusahaan hanya melunasi upah 7 karyawan.

Pertemuan ini berdasarkan kesepakatan bersama antara keterwakilan eks karyawan, Aliansi Buruh Bersatu, Direktur PT. KMS, serta Disnaker Kota Ternate pada Senin, 1 Mei 2023 lalu.

Sehingga pada Selasa, 30 Mei 2022, Disnaker mengeluarkan surat panggilan ke III, dengan Nomor: 560/251/04. Disnaker/V/2023, yang ditekan langsung Kepada Disnaker Kota Ternate Nuraini Nawawi, menyebutkan bahwa akan dilakukan pertemuan pada Rabu (31/5/2023), pukul 11.00 WIT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan mediasi untuk membayar upah karyawan dihadiri oleh penyidik Polres Ternate, Direktur PT. KMS Sekendari, kuasa hukum eks karyawan, keterwakilan 10 orang eks karyawan, Komite, Aliansi Buruh Bersatu dan pihak Disnaker sebagai mediator.

Namun dari 21 karyawan, pihak perusahaan hanya mampu melunasi upah pekerja 7 orang,  sedangkan tiga karyawan yang hadir dalam mediasi baru dibayar sebagian oleh perusahaan. 

Direktur berjanji, tiga pekerja ditambah dengan 11 orang yang tidak sempat hadir dalam pertemuan akan dibayar pada Tanggal 19 dan 30 Juni 2023.

BACA JUGA :  Panwascam Mangoli Tengah Gelar TOT Penguatan Saksi untuk Amankan Hasil Pemilu 2024

Sebab, uang yang dibawa oleh perusahaan untuk membayar upah pekerja hanya Rp 60 Juta, maka pihak perusahaan tidak bisa melunasi semuanya.

“Kami hanya bisa melunasi upah 7 karyawan, dan sisanya menunggu Bulan depan,” kata Direktur PT. KMS, Sekendari dalam mediasi di Disnaker.

Diketahui, upah pekerja sebanyak 21 orang itu bervariasi mulai di angka Rp 4,5 Juta hingga Rp 20 Juta. Total upah yang harus dibayar oleh perusahaan sekitar Rp 139.459.970.00.

Pembayaran yang belum bisa dilunasi itu, maka Disnaker Kota Ternate mengeluarkan berita acara sidang mediasi pada Rabu, 31 Mei 2023, dengan Nomor: 570/…/04.Disnaker/V/2023.

Bunyi dalam surat, kaitan dengan tindak lanjut kesiapan perusahaan dalam melakukan pembayaran tahap kedua pada tanggal 19 Juni dan selanjutnya pembayaran tahap ketiga pada tanggal 30 Juni 2023 sesuai kesepakatan pekerja buruh dan perusahan bersama kuasa hukum pekerja buruh dan pihak Disnaker kota Ternate dan penyidik Polres Ternate.

“Demikian berita acara ini dibuat dan ditandatangani oleh Direktur PT. KMS Sekendri dan disaksikan Kabid HI dan Jamin Sosial Ketenagakerjaan, Mediator Ahli Muda dan Penyidik Polres Ternate,” tulis dalam surat.

BACA JUGA :  Diduga Korsleting Listrik, Kantor Administrasi Bulog Kota Ternate Terbakar

Kuasa Hukum eks karyawan PT. KMS dari LBH Marimoi Fahrizal Dirhan mengatakan, tiga orang yang ikut hadir dalam pertemuan mediasi yang belum dilunasi upahnya harus dibayarkan sesuai dengan jadwal kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara mediasi.

“Iyah, soal tiga orang itu harapannya di tahap kedua pembayaran pada tanggal 19 dan 30 Juni 2023, akan dilunasi, begitu juga dengan 11 orang yang belum sempat hadir,” katanya kepada Rakyatmu.com pada Rabu (31/5/2023).

Menurut Fahrizal, upah eks karyawan merupakan hak yang tidak bisa ditunda-tunda oleh Direktur PT. KMS, karena mereka sudah menjalankan kewajiban sebagai karyawan.

“Olehnya itu, pada bulan Juni ini semua upah eks karyawan yakni, 21 orang yang belum dilunasi harus dibayarkan oleh PT . KMS, karena hal itu merupakan kewajiban perusahaan dan hak dari para pekerja,” tegasnya.

“Kalau tidak, maka jalur pidana tetap berjalan dan akan juga ditempuh melalui Peradilan Hubungan Industrial (PHI) dan kami akan minta rujukan/risalah mediasi dari Disnaker Kota Ternate,” tandasnya.

Sekedar diketahui, PT. KMS beroperasi di lahan industri perikanan, Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara yang bergerak dibidang olahan ikan. (**)

Penulis : Haerudin

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Bupati Pulau Taliabu Dukung Kongres HMT Ke IV
Idul Adha, Harita Nickel dan Jurnalis Maluku Utara Berbagi Daging Kurban 
Pimpin Upacara 17 Bulan Berjalan, Sekda Pulau Taliabu: ASN Harus Netral dan Profesional 
Baznas Malut Akan Salurkan Bantuan ZMart ke Mustahik, Badaruddin: Tetap Kerja Meski Gaji Tersendat
Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha
Wali Kota Ternate Jemput Kedatangan Kajati Maluku Utara Baru
RSUD CB Ternate Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan
TPPS Mulai Aksi Mengatasi Masalah Stunting di Pulau Taliabu

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:27 WIT

Bupati Pulau Taliabu Dukung Kongres HMT Ke IV

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:40 WIT

Idul Adha, Harita Nickel dan Jurnalis Maluku Utara Berbagi Daging Kurban 

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIT

Baznas Malut Akan Salurkan Bantuan ZMart ke Mustahik, Badaruddin: Tetap Kerja Meski Gaji Tersendat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:15 WIT

Tiga Desa di Kabupaten Pulau Taliabu Salat Idul Adha

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:09 WIT

Wali Kota Ternate Jemput Kedatangan Kajati Maluku Utara Baru

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:35 WIT

RSUD CB Ternate Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:38 WIT

TPPS Mulai Aksi Mengatasi Masalah Stunting di Pulau Taliabu

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:13 WIT

Pemda Pulau Taliabu Gelar Rapat Koordinasi DAK 2025

Berita Terbaru

Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Mendukung Kongres HMT 2024. (Diskominfo for Rakyatmu)

Daerah

Bupati Pulau Taliabu Dukung Kongres HMT Ke IV

Kamis, 20 Jun 2024 - 20:27 WIT

Hasil Survei Polmark Research Center. (PRC for Rakyatmu)

Ekopol

82 Persen Warga Ternate Apresiasi Kinerja Wali Kota

Rabu, 19 Jun 2024 - 18:50 WIT