Modus Kiriman Durian, Pria di Kepulauan Sula Diduga Cabuli Anak 14 Tahun

- Wartawan

Kamis, 28 Maret 2024 - 15:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Istimewa)

Ilustrasi. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Pria Inisial A di Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara diduga cabuli anak usia 14 tahun. Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sula Ikbal Umanailo menceritakan kronologis sebelum terduga pelaku melakukan aksi bejatnya.

“Sebelumnya terduga pelaku menghubungi korban melalui via telepon untuk mengambil kiriman durian dari seseorang. Mendengar panggilan itu, korban pun mengikuti A di perbatasan desa dan ditemani dua orang anak kecil sekira pukul 11.00 WIT, Minggu (25/03) malam,” kata Ikbal pada Kamis (28/3/2024).

BACA JUGA :  Modus Urut dan Usir Roh Jahat, Dukun di Kota Ternate Diduga Cabuli Pasien

Ikbal mengungkapkan, setelah korban sampai ke lokasi kejadian. Pelaku memarahi dua teman korban dan menyuruh kembali ke rumah. Tak lama, dua temannya meninggalkan lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat situasi aman, terduga pelaku mulai melancarkan aksinya dengan menyeret korban secara paksa ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melampiaskan nafsu birahinya. Meskipun korban berteriak meminta tolong tetapi terduga pelaku tidak menghiraukannya. Usai melakukan hal tak senonoh itu, pelaku langsung pergi meninggalkan korban,” ungkapnya.

BACA JUGA :  PWI Maluku Utara Kecam Pernyataan DLH Soal Pelintir Berita Sungai Sagea

Usai kejadian itu, korban pun pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Kemudian mereka melaporkan kasus dugaan pencabulan itu ke Polres Kepulauan Sula. 

Baca Halaman Selanjutnya…

Penulis : Iwan Setiawan Umamit

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut
Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara
Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIT

Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT