Ribut Menggunakan Parang di Jalan, Pemuda di Ternate Ditangkap Polisi

- Wartawan

Minggu, 11 Mei 2025 - 19:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Yang Diamankan Polisi. (Rakyatmu)

Pelaku Yang Diamankan Polisi. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pemuda asal Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara berinisial MGD alias Malik (22) ditangkap polisi saat melakukan pengancaman menggunakan dua bilah parang, Minggu (11/5/25).

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Wahyuddin melalui Kasi Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong mengatakan, aksi pengancaman itu terjadi di depan SPBU Codo, Kelurahan Soa Sio.

“Petugas piket SPKT Polsek Ternate Utara yang menerima laporan masyarakat langsung turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan pelaku, kejadian bermula saat seorang rekannya berinisial B, datang ke rumah dan mengabarkan bahwa temannya inisial E mengalami kecelakaan di depan SPBU Pertamina Codo.

BACA JUGA :  Polisi Amankan Miras dan Pemilik di Kapal Barcelona, Kepulauan Sula

Sehingga, pelaku kemudian ikut bersama temannya yang berinisial B menuju lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Setibanya di lokasi, pelaku mendekati inisial E dan menanyakan kronologi kecelakaan.

Namun secara tiba-tiba, pelaku mengaku dikeroyok oleh lima orang pemuda yang dikenalnya sebagai warga Kelurahan Makassar Timur. Merasa tidak terima, pelaku kemudian pulang ke rumah untuk mengambil dua bilah parang.

Saat kembali ke lokasi kejadian, pelaku mulai melakukan pengancaman terhadap lima pemuda tersebut, yang mengakibatkan keributan di sekitar area SPBU. Aksi tersebut sempat menghebohkan warga yang tengah beraktivitas olahraga pagi kawasan itu.

BACA JUGA :  Kejati Malut Dinilai Tutupi Dugaan Suap Oknum Jaksa dalam Kasus Korupsi BTT Sula

“Saat anggota menerima laporan dari masyarakat langsung bertindak cepat turun ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti dua bilah parang, kemudian membawanya ke Mapolsek Ternate Utara,” ucapnya.

Umar menambahkan, Polres Ternate mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.

“Polres Ternate akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aksi-aksi premanisme yang meresahkan warga Kota Ternate,” tutupnya. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berawal Dari Pesangon Mantan Karyawan PT NHM hingga Dugaan Rekayasa Kasus TPKS
Terungkap! Siasat Jahat PT NHM Singkirkan Karyawan: Difitnah, Dipecat dan Berakhir Penjara
Takut Kedok Terbongkar, PT NHM Buat Klarifikasi Soal Mantan Karyawan Dipenjara
Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar, PT NHM Penjarakan Mantan Karyawan
PT NHM Diduga Rekayasa Kasus Eks Karyawan untuk Hindari Pembayaran Pesangon Rp1,8 Miliar
Tragis! Tuntut Hak Pesangon, Eks Karyawan PT NHM Malah Berakhir di Sel Polres Halut
Polisi Diminta Serius Selidiki Dugaan Pembakaran Tumpukan Ban PT IWIP
PLN Saketa Diduga Markup Tarif Pemasangan Listrik Satu Desa Puluhan Juta

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:21 WIT

Berawal Dari Pesangon Mantan Karyawan PT NHM hingga Dugaan Rekayasa Kasus TPKS

Jumat, 18 September 2026 - 22:08 WIT

Terungkap! Siasat Jahat PT NHM Singkirkan Karyawan: Difitnah, Dipecat dan Berakhir Penjara

Kamis, 17 September 2026 - 11:42 WIT

Takut Kedok Terbongkar, PT NHM Buat Klarifikasi Soal Mantan Karyawan Dipenjara

Rabu, 16 September 2026 - 12:38 WIT

Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar, PT NHM Penjarakan Mantan Karyawan

Selasa, 15 September 2026 - 12:54 WIT

PT NHM Diduga Rekayasa Kasus Eks Karyawan untuk Hindari Pembayaran Pesangon Rp1,8 Miliar

Senin, 14 September 2026 - 11:08 WIT

Tragis! Tuntut Hak Pesangon, Eks Karyawan PT NHM Malah Berakhir di Sel Polres Halut

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIT

Polisi Diminta Serius Selidiki Dugaan Pembakaran Tumpukan Ban PT IWIP

Selasa, 8 September 2026 - 14:22 WIT

PLN Saketa Diduga Markup Tarif Pemasangan Listrik Satu Desa Puluhan Juta

Berita Terbaru