4 Unit Handphone dan Satu Motor Hilang di Lokasi Banjir Bandang Ternate

- Wartawan

Kamis, 29 Agustus 2024 - 18:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pencurian. (Istimewa)

Ilustrasi Pencurian. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Empat unit Handphone milik warga Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Maluku Utara, bernama Asrin raib dicuri maling. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu 25 Agustus 2024 saat pagi hari.

Peristiwa itu bermula ketika warga Kelurahan Rua sedang mengalami musibah banjir bandang, sehingga sibuk melakukan evakuasi korban. Dari situ, pelaku mulai melancarkan aksinya untuk mencuri.

Tidak hanya itu, satu unit motor merek Honda Beat Street milik anggota Polri bernama Eli Samangun yang juga merupakan tim gabungan evakuasi korban banjir bandang di Kelurahan Rua juga hilang dicuri maling pada Senin 26 Agustus 2024.

Dimana, motor tersebut hilang saat anggota Polri tersebut sedang melakukan evakuasi korban di lokasi kejadian pada hari kedua. Hingga saat ini Polsek Ternate Pulau masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian tersebut.

Kapolsek Ternate Pulau, IPTU Iwan Mole ketika dikonfirmasi Rakyatmu.com membenarkan adanya kejadian tersebut. Meskipun begitu, kasus pencurian itu tidak dilaporkan secara resmi ke Polsek Ternate Pulau, tetapi diberi tahu di lokasi kejadian kepada anggota polisi.

“Empat merek handphone tersebut saya kurang tahu, yang jelas korban menyampaikan bahwa hilang saat mereka sedang sibuk mengevakuasi korban banjir,” katanya, Kamis (29/8/2024).

BACA JUGA :  Pjs Wali Kota Ternate Sampaikan Rancangan APBD 2025

Iwan menambahkan, sementara motor milik Polri yang hilang itu belum bisa dipastikan pada pukul berapa, karena ketika korban datang melakukan evakuasi pada pagi hari kemudian sorenya saat hendak mengambil motor sudah tidak ada lagi.

“Kurang tahu hilangnya pukul berapa, karena saat korban datang pagi dan kemudian sorenya saat dicek motor tersebut sudah hilang. Pada prinsipnya kita tetap berusaha untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut,” tandasnya. (**)

Penulis : Reswandi

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

KPK Diminta Usut Penyelundupan BBM hingga Dugaan Pemotongan Fee Proyek di PLN UP3 Ternate
Polisi Diminta Usut Dugaan Kesengajaan Kebakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP
PT HSM Diduga Suap Oknum Dinas ESDM Maluku Utara Rp10 Miliar
Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?
PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas
AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur
Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti
Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:01 WIT

KPK Diminta Usut Penyelundupan BBM hingga Dugaan Pemotongan Fee Proyek di PLN UP3 Ternate

Selasa, 1 September 2026 - 14:56 WIT

Polisi Diminta Usut Dugaan Kesengajaan Kebakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:51 WIT

Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:17 WIT

PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:52 WIT

AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:14 WIT

Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:43 WIT

Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Polisi Geledah Kantor DPMD dan Inspektorat Taliabu Terkait Kasus Dugaan Korupsi DD

Berita Terbaru