Partai Koalisi Desak Polisi Usut Tuntas Kebakaran Speedboat Bella 72 di Pulau Taliabu

- Wartawan

Senin, 14 Oktober 2024 - 17:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden Kebakaran Speedboat Bella 72 di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu. (Netizen/Rakyatmu)

Insiden Kebakaran Speedboat Bella 72 di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu. (Netizen/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Partai koalisi mendesak pihak kepolisian usut soal insiden kebakaran speedboat Bella 72 di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu hingga enam orang meninggal dunia termasuk Calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos.

Ketua Tim pemenangan Benny-Sarbin, M Rahmi Husen mengatakan, pihaknya telah melaporkan insiden kebakaran speedboat Bella 72 ke pihak kepolisian untuk diselidiki.

“Kami tidak mau berspekulasi dan percayakan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut tuntas terkait kecelakaan yang menimpa rombongan pasang Cagub nomor 4 Benny-Sarbin di Pulau Taliabu secara profesional,” ujarnya dalam konferensi pers di Royal’s Resto pada Senin (14/10/2024)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmi juga berharap pihak kepolisian bekerja secara profesional, terkait dengan penyelidikan insiden terbakarnya speedboat Bella 72 di Pulau Taliabu.

BACA JUGA :  Pasca Diterjang Banjir, 2 Desa di Pulau Taliabu Terima Bantuan

“Kami percayakan kepada pihak berwajib dalam hal ini adalah kepolisian untuk usut tuntas kejadian yang menimpa rombongan Benny Laos saat kampanye di Taliabu,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi untuk dimintai keterangan terkait dengan insiden terbakarnya Speedboat Bella 72 di Pulau Taliabu.

“Kemarin kami telah meminta keterangan dari 9 saksi, dan sekarang sudah ada penambahan 2 saksi untuk dimintai keterangan,” tuturnya.

Bambang menyebutkan, proses penyelidikan insiden terbakarnya Speedboat Bella 72 di pelabuhan Bobong sudah berjalan, dan untuk 11 saksi yang dimintai keterangan adalah mereka yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

BACA JUGA :  Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi BTT Kepsul Dimulai

Kata Bambang, pihaknya telah menerjunkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara ke Taliabu untuk menyelidiki insiden tersebut, serta ada penambahan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, dan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Direskrimum Polda Sulut.

“Kita juga dibantu 3 personel dari Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, dan 3 personil dari Bidlabfor Direskrimum Polda Sulut, yang sementara dalam perjalanan ke Ternate,” tandasnya. (**)

Penulis : Reswandi

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

KPK Diminta Usut Penyelundupan BBM hingga Dugaan Pemotongan Fee Proyek di PLN UP3 Ternate
Polisi Diminta Usut Dugaan Kesengajaan Kebakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP
PT HSM Diduga Suap Oknum Dinas ESDM Maluku Utara Rp10 Miliar
Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?
PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas
AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur
Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti
Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:01 WIT

KPK Diminta Usut Penyelundupan BBM hingga Dugaan Pemotongan Fee Proyek di PLN UP3 Ternate

Selasa, 1 September 2026 - 14:56 WIT

Polisi Diminta Usut Dugaan Kesengajaan Kebakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:51 WIT

Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:17 WIT

PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:52 WIT

AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:14 WIT

Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:43 WIT

Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Polisi Geledah Kantor DPMD dan Inspektorat Taliabu Terkait Kasus Dugaan Korupsi DD

Berita Terbaru