Pria di Kepulauan Sula Ditemukan Gantung Diri

- Wartawan

Selasa, 8 April 2025 - 11:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Polres Kepulauan Sula Olah TKP. (RakyatMu)

Penyidik Polres Kepulauan Sula Olah TKP. (RakyatMu)

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

RAKYATMU.COM – Seorang warga Desa Man Gega, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut) berinisial TD (27) tewas bunuh diri. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

BACA JUGA :  Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kasi Humas Polres Kepulauan Sula Ipda Rizal Polpoke menyebutkan, informasi penemuan mayat itu diterima dari warga desa setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi pagi sekitar pukul 06. 00 WIT kami dari pihak Polres menerima informasi ada orang yang gantung diri tepatnya depan lapangan Futsal Man Gega,” ujar Rizal, Selasa (8/4/2025).

Rizal menyampaikan, saat ini penyidik masih dalam upaya mengumpulkan informasi untuk ditindaklanjuti.

“Penyidik sudah turun dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sampai sekarang kami belum tahu modus apa hingga korban nekat gantung diri,” katanya.

BACA JUGA :  7 Napi Cabul dan Narkoba di Lapas Kelas IIB Sanana Diusulkan dapat Remisi

Ia menambahkan, setelah penyidik turun ke lokasi, korban telah diamankan oleh warga setempat. Dikatakan Rizal, informasi dari pihak keluarga, korban diketahui keluar rumah jam 5 pagi.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit dan pihak runah sakit menyatakan korban sudah meninggal. Kemudian korban di bawah ke rumah duka di Desa Man Gega,” beber Rizal. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Demi PT NHM, Kapolres Halmahera Utara Diduga Berbohong
Berawal Dari Pesangon Mantan Karyawan PT NHM hingga Dugaan Rekayasa Kasus TPKS
Terungkap! Siasat Jahat PT NHM Singkirkan Karyawan: Difitnah, Dipecat dan Berakhir Penjara
Takut Kedok Terbongkar, PT NHM Buat Klarifikasi Soal Mantan Karyawan Dipenjara
Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar, PT NHM Penjarakan Mantan Karyawan
PT NHM Diduga Rekayasa Kasus Eks Karyawan untuk Hindari Pembayaran Pesangon Rp1,8 Miliar
Tragis! Tuntut Hak Pesangon, Eks Karyawan PT NHM Malah Berakhir di Sel Polres Halut
Polisi Diminta Serius Selidiki Dugaan Pembakaran Tumpukan Ban PT IWIP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:41 WIT

Demi PT NHM, Kapolres Halmahera Utara Diduga Berbohong

Minggu, 20 September 2026 - 00:21 WIT

Berawal Dari Pesangon Mantan Karyawan PT NHM hingga Dugaan Rekayasa Kasus TPKS

Jumat, 18 September 2026 - 22:08 WIT

Terungkap! Siasat Jahat PT NHM Singkirkan Karyawan: Difitnah, Dipecat dan Berakhir Penjara

Rabu, 16 September 2026 - 12:38 WIT

Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar, PT NHM Penjarakan Mantan Karyawan

Selasa, 15 September 2026 - 12:54 WIT

PT NHM Diduga Rekayasa Kasus Eks Karyawan untuk Hindari Pembayaran Pesangon Rp1,8 Miliar

Senin, 14 September 2026 - 11:08 WIT

Tragis! Tuntut Hak Pesangon, Eks Karyawan PT NHM Malah Berakhir di Sel Polres Halut

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIT

Polisi Diminta Serius Selidiki Dugaan Pembakaran Tumpukan Ban PT IWIP

Selasa, 8 September 2026 - 14:22 WIT

PLN Saketa Diduga Markup Tarif Pemasangan Listrik Satu Desa Puluhan Juta

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Gemini)

Hukrim

Demi PT NHM, Kapolres Halmahera Utara Diduga Berbohong

Senin, 21 Sep 2026 - 11:41 WIT