RAKYATMU.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) gandeng tenaga ahli membahas Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) Tahun 2025-2045, bertempat di Aula Rujab Bupati pada, Jumat (14/11/2025).
Tenaga ahli yang diundang dalam perencanaan pembangunan strategis tersebut, yakni Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, MSc., SpGK, Dr. Djunaidi Dachlan, MS, Dr. dr. Lucy Widasari, MSi, Dr. Ernyasih dan Dr. Dra. Endang Ruswiyani.,Mpd.
Kepala DPPKB Pulau Taliabu Nurbintang Talaohu, menjelaskan isu kependudukan merupakan fondasi utama pembangunan Kabupaten Pulau Taliabu. Pemerintah Daerah telah menelaah dinamika demografi Taliabu secara menyeluruh, mencakup struktur umur penduduk, kapasitas pengasuhan keluarga, hingga capaian program keluarga berencana yang menjadi indikator penting arah pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Nurbintang sempat sentil beberapa poin penting bahwa Kabupaten Pulau Taliabu dinilai memiliki peluang besar memasuki fase bonus demografi, dengan catatan mampu memperkuat kualitas tenaga kerja muda, meningkatkan kompetensi penduduk usia produktif, dan menutup kesenjangan pendidikan serta kesehatan dasar yang masih dijumpai di berbagai wilayah.
Dalam sambutan Bupati Pulau Taliabu, Sashabilla Mus yang dibacakan Plt. Sekda, Ma’ruf bahwa dalam konteks ini, ia mengapresiasi peran TP-PKK Kabupaten Pulau Taliabu yang telah berperan aktif sebagai mitra pemerintah, terutama dalam program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Merdeka yang digagas DPPKB. Program ini merupakan contoh nyata sinergi.
Selain itu Bupati Pulau Taliabu juga menyapaikan bawah Kabupaten Pulau Taliabu saat ini menghadapi beberapa tantangan kependudukan yang harus dikelola dengan baik, antara lain:
- Masih tingginya angka stunting dan rendahnya akses gizi seimbang di beberapa wilayah.
- Persebaran penduduk yang belum merata antara desa pesisir dan pedalaman.
- Rendahnya partisipasi angkatan muda dalam dunia kerja produktif, serta
- Keterbatasan data kependudukan yang akurat untuk perencanaan kebijakan.
- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana selaku leading sektor kegiatan ini.
- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pulau Taliabu.
- Serta seluruh peserta rapat lintas perangkat daerah yang saya banggakan.
“Dengan segala Harapan Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai momentum penting untuk menyusun kebijakan pembangunan yang berbasis data, berpusat pada manusia, dan berpihak pada kesejahteraan keluarga Taliabu,” tutupnya. (**)
Penulis : Ikhy Umaternate
Editor : Diman














