Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

- Wartawan

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Kepulauan Sula membentangkan poster tolak 10 IUP bijih besi di Pulau Mangoli, dalam acara kongres Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula. (Istimewa)

Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Kepulauan Sula membentangkan poster tolak 10 IUP bijih besi di Pulau Mangoli, dalam acara kongres Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Kepulauan Sula, Maluku Utara, mengalami tindakan kekerasan. Mereka juga diintimidasi setelah menyampaikan aspirasi menolak 10 izin usaha pertambangan (IUP) bijih besi di Pulau Mangoli.

Peristiwa itu terjadi dalam pembukaan Kongres Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) di Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, pada Minggu (11/1/2026) malam. Kejadian bermula saat Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyampaikan sambutan dan hendak bersiap memukul gong.

Menurut keterangan salah satu mahasiswa, Iqra S. Alkatiri, dirinya bersama dua rekannya, Haris Buamona dan Rifai Galela, membentangkan poster berisi penolakan terhadap 10 IUP di Pulau Mangoli. Tiba-tiba sejumlah panitia mendekat.

“Kami langsung berdiri di depan membentangkan poster. Saat itu panitia mendekat, mendorong kami keluar, lalu saya dipukul di bagian wajah hingga memar,” ujar Iqra.

Iqra menuturkan, Haris dan Rifai diseret serta didorong keluar gedung. Mereka juga mendapat intimidasi verbal dari sejumlah panitia. “Katanya aksi kami salah tempat, bikin malu orang Sula, bahkan menyebut ini bukan acaranya orang Mangoli. Padahal Pulau Mangoli bagian dari Kepulauan Sula,” tambahnya.

Front Mahasiswa Kepulauan Sula menilai HPMS adalah organisasi yang tidak peka terhadap persoalan di daerah, khususnya isu pertambangan di Pulau Mangoli. Kehadiran mereka di kongres dimaksudkan sebagai bentuk kritik terbuka terhadap organisasi tersebut.

BACA JUGA :  Terjerat Dugaan Kasus Pencabulan, Oknum Kader NasDem Kepulauan Sula Undur Diri dari Partai

Meski mengalami kekerasan, ketiga mahasiswa menolak melaporkan insiden itu ke kepolisian. Alasannya, aparat yang berada di lokasi tidak melakukan pencegahan. Selain itu, mereka khawatir penyelesaian secara kekeluargaan justru memberi peluang bagi oknum panitia, untuk memperbaiki citra tanpa menyentuh substansi masalah.

“Kami tidak ingin kasus ini hanya selesai secara kekeluargaan. Itu justru mengaburkan persoalan utama, yaitu penolakan terhadap tambang di Pulau Mangoli,” kata Iqra.

Penulis : Tim

Editor : Olis

Berita Terkait

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula
Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang
Cold Storage Perdana Malut Rampung, Jadi Senjata Utama Lawan Inflasi
Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat
Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha
Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama
Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:39 WIT

Lasidi Leko dan Puang Ditetapkan DPO dalam Kasus BTT Kepulauan Sula

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:57 WIT

Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:56 WIT

Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:37 WIT

Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIT

Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:47 WIT

Menanti Nyali Kejari Kepulauan Sula, Kapan Puang dan Lasidi Ditahan?

Berita Terbaru