Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’

- Wartawan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo JKPI Rakernas XII di Kota Ternate. Foto: Istimewa

Logo JKPI Rakernas XII di Kota Ternate. Foto: Istimewa

RAKYATMU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate secara resmi meluncurkan logo Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026.

Peluncuran logo ini menjadi simbol semangat kolaborasi, komitmen pelestarian warisan budaya, sekaligus kebanggaan Ternate sebagai Kota Rempah dalam menyambut perhelatan nasional tersebut.

Rakernas XII JKPI kali ini mengusung tema ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’ dan dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, mengatakan, logo tersebut bukan sekadar identitas visual, tetapi merepresentasikan semangat Ternate dalam menjaga warisan sejarah sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Logo Rakernas XII JKPI Ternate 2026 ini merepresentasikan esensi terdalam dari identitas sejarah Ternate. Melalui visualisasi ini, kami ingin mengirimkan pesan ke seluruh penjuru nusantara bahwa Ternate siap menyatukan semangat kota-kota pusaka se-Indonesia dalam sebuah sinergi kolaboratif yang inklusif,” ujar Rizal, Sabtu (4/7/2026).

BACA JUGA :  Pemkot Ternate Serap Aspirasi Jamin Kesetaraan OYPMK

Logo berbentuk tipografi dinamis JKPI berwarna merah itu dirancang dengan struktur geometris yang mengandung filosofi tiga pilar utama warisan atau pusaka Ternate.

Pilar pertama adalah Pusaka Fisik (Tangible) yang melambangkan kekayaan peninggalan sejarah berupa benteng-benteng kolonial, seperti Fort Oranje, Kalamata, dan Tolukko, serta Kedaton Kesultanan Ternate.

Nilai tersebut diwujudkan melalui program The Living Museum dan aktivasi kawasan benteng sebagai upaya menjaga keaslian bangunan bersejarah melalui kajian cagar budaya.

Pilar kedua merupakan Pusaka Tak Benda (Intangible) yang menggambarkan kekayaan budaya, bahasa, kuliner, ritual adat, hingga filosofi Adat se Atorang sebagai identitas masyarakat Ternate. Konsep ini akan diwujudkan melalui Jamuan Makanan Adat dan The Spice Way Symposium, yang bertujuan menghidupkan kembali fungsi sosial, budaya, dan spiritual warisan budaya, tidak hanya menjaga fisiknya.

Sementara itu, pilar ketiga adalah Pusaka Saujana (Landscape) yang merepresentasikan harmoni antara alam dan karya manusia. Filosofi ini menggambarkan keterpaduan bentang laut, Gunung Gamalama, serta permukiman pesisir sebagai satu kesatuan ruang budaya dan ekologi. Implementasinya diwujudkan melalui Kololi Kie Expedition, yakni reinterpretasi tradisi mengelilingi Pulau Ternate menjadi ekspedisi edukatif dan pariwisata berbasis lingkungan.

BACA JUGA :  Aturan Pemerintah Buat KTI Kapasitas 30 GT Maluku Utara Keluhkan Harga BBM

Rakernas XII JKPI diproyeksikan akan dihadiri delegasi dari puluhan pemerintah kabupaten dan kota anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia.

Sejumlah agenda unggulan telah disiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya The Living Museum dan Aktivasi Benteng sebagai representasi Pusaka Fisik, Jamuan Makanan Adat serta The Spice Way Symposium sebagai representasi Pusaka Tak Benda, hingga Kololi Kie Expedition sebagai representasi Pusaka Saujana.

Penkot Ternate juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi tuan rumah yang ramah, bersih, dan aman selama pelaksanaan Rakernas XII JKPI.

Momentum ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperluas pasar pariwisata daerah, sekaligus memperkuat posisi strategis Ternate sebagai kota pusaka dan pusat sejarah rempah di tingkat nasional maupun dunia.(**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru
Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla
Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani
Gaji PNS Hingga PPPK Paruh Waktu Kota Ternate Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun
Lingkar Tambang Taliabu Terbakar: ADT dan BMI Harus Bertanggung Jawab atau Pergi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIT

PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:49 WIT

Gaji PNS Hingga PPPK Paruh Waktu Kota Ternate Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:11 WIT

Lingkar Tambang Taliabu Terbakar: ADT dan BMI Harus Bertanggung Jawab atau Pergi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:18 WIT

Jaga Kebersihan Kota, DLH Ternate Rutin Bersih Kali Mati

Berita Terbaru

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT