SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton

- Wartawan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelundupan BBM Bersubsidi Jenis Pertalite di Kepulauan Sula. (RakyatMu)

Penyelundupan BBM Bersubsidi Jenis Pertalite di Kepulauan Sula. (RakyatMu)

RAKYATMU.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak, Desa Sama, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara menyelundupkan BBM bersubsidi jenis Pertalite berkisar 1,3 ton menggunakan truk.

Penyelundupan ini sempat dihentikan oleh warga Desa Waigoi pada 17 Oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIT. Diketahui bahwa pemilik SPBU Kompak Desa Sama bernama Febby Liejaya Macpal, yang juga merupakan pemilik Toko Indo Raya di Desa Fagudu.

Kasus ini telah dilaporkan oleh warga didampingi Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bela Yai Maluku Utara, Rasman Buamona di Polres Sula pada 21 Oktober. Hari ini, Selasa (27/10/2026) pelapor telah diperiksa oleh penyidik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasman mengungkapkan bahwa BBM bersubsidi jenis Pertalite yang masuk ke SPBU Kompak di Desa Sama pada siang hari, kemudian diangkut menggunakan truk pada malam harinya untuk diselundupkan.

BACA JUGA :  Pilwako Ternate 2024, PKB Sebut Kalau Incumbent Tidak Partner 2 Orang Ini Peluang Menang Kecil

“Minyak subsidi ini menuju ke Desa Waigoi, lalu warga bersama aparat desa menahan mereka. Warga menanyakan, ‘Ini minyak apa?’ Sopir bilang, ‘Ini minyak solar.’ Kemudian, mereka melakukan pengecekan di atas truk dan ternyata itu minyak pertalite,” kata Rasman.

Warga Saat Menahan Truk Bermuatan BBM Jenis Pertalite di Desa Waigoi. (Dok. Warga for RakyatMu)

Rasman menyebutkan jumlah jerigen 25 liter berisi BBM bersubsidi tersebut sebanyak 55 jerigen, berkisar 1,3 ton untuk dibawa di arah utara. Namun, sopir tidak menyebutkan tempat penyelundupan minyak tersebut.

“Warga juga menanyakan, ‘Minyak ini mau dibawa kemana?’ Sopir menjawab, ‘Mau dibawa ke bawah (arah utara), diperintahkan oleh Bos Febby,” ucap Rasman mengulangi pertanyaan warga kepada sopir truk.

Kata Rasman, warga sempat menahan truk pembawa BBM Subsidi tersebut selama satu jam dan meminta agar minyak pertalite ini dibawa ke Polres Kepulauan Sula. Namun, BBM penyelundupan itu tidak sampai ke Polres.

BACA JUGA :  Hubungan Asmara Tidak Direstui, Pria di Tidore Gantung Diri di Kamarnya

“Ternyata minyak itu tidak sampai ke polres. Entah mereka bawa kemana? Sehingga masyarakat Waigoi lapor ke Polres,” ungkapnya.

Warga Didampigi Kuasa Hukum Lapor Penyelundupan BBM di Polres Kepulauan Sula. (RakyatMu)

Selain lapor ke Polres, Rasman juga melaporkan kasus ini ke PT Pertamina Persero Terminal BBM Sanana, Kepulauan Sula untuk tidak lagi menyalurkan BBM ke SPBU Kompak Desa Sama. Warga meminta agar diambil alih oleh pertamina.

“Kami juga akan menyurat ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepulauan Sula dan Disperindagkop untuk memblacklist perusahaan tersebut,” tandasnya.

Atas persoalan ini, atas nama masyarakat kepulauan Sula, ia meminta Kapolda Maluku Utara, Irjen. Pol. Arif Budiman membentuk Satgas BBM untuk melakukan pengawasan minyak subsidi di tingkat desa.

“Jika sudah ada Satgas BBM di tingkat Desa, pastinya masyarakat juga ikut berpartisipasi untuk mengawasi dari praktik mafia minyak,” pungkasnya. (**)

Penulis : Diman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar
Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon
PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar
Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan
Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:05 WIT

SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIT

Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIT

PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:16 WIT

Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Berita Terbaru