Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

- Wartawan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly (Tengah) dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Auditorium Ismunadji, Bogor. (Humas for RakyatMu)

Sekda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly (Tengah) dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Auditorium Ismunadji, Bogor. (Humas for RakyatMu)

RAKYATMU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly memaparkan draf Rencana Induk Aspiring Geopark Ternate dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Auditorium Ismunadji, Bogor, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan strategis ini difasilitasi oleh Kementerian PPN/Bappenas, dan dihadiri berbagai perwakilan kementerian/lembaga pusat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, tim penyusun, hingga asosiasi kebumian guna memperkuat sinkronisasi program lintas sektor.

Dalam paparannya, Sekda Rizal Marsaoly menegaskan bahwa pengembangan kawasan ini berpijak pada tema besar “Harmoni Gunung Api, Rempah, dan Peradaban di Gerbang Wallacea”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan Aspiring Geopark Ternate mencakup wilayah daratan dan perairan seluas 228,17 kilometer persegi yang meliputi enam kecamatan serta dua pulau utama, yakni Pulau Ternate dan Pulau Hiri. Wilayah ini menyimpan kekayaan luar biasa yang terdiri atas 19 geosite, 6 biosite prioritas, serta 25 cultural site.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark) serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 69.K/GL.01/MEM.G/2025 tentang Penetapan Warisan Geologi (Geoheritage) Kota Ternate.

BACA JUGA :  Panwaslu Pulau Batang Dua Sosialisasi Netralitas ASN, TNI dan Polri Jelang Pemilu 2024

Sebelumnya, Gubernur Maluku Utara juga telah menerbitkan surat permohonan penetapan Geopark Nasional Ternate dan permohonan rekomendasi kepada Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) pada 31 Agustus 2026.

Dalam forum koordinasi tersebut, dibahas secara mendalam 12 isu prioritas beserta indikasi aksi penanganannya bersama kementerian terkait, di antaranya:

Konservasi dan Tata Ruang: Penguatan perlindungan geoheritage dari ancaman perambahan lahan dan penambangan material melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) serta penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG).

Mitigasi Bencana Terpadu: Mengingat posisi Ternate di kawasan rawan erupsi Gunung Gamalama, gempa, tsunami, dan bencana hidrometeorologi, draf ini memperkuat sistem peringatan dini serta kesiapsiagaan masyarakat.

Pengelolaan Sampah Pesisir: Penanganan timbulan sampah plastik di kawasan geosite seperti Batu Angus dan Danau Tolire melalui penyediaan sarana pengelolaan sampah terpadu.

Konektivitas Wilayah: Pembangunan dan rehabilitasi dermaga penyeberangan untuk memperlancar akses transportasi laut antara Pulau Ternate dan Pulau Hiri.

BACA JUGA :  Dukung Program Bupati, Dukcapil Pulau Taliabu MoU 2 RSUD di Maluku Utara

Integrasi Budaya dan Hayati: Dokumentasi sejarah rempah, tradisi kesultanan, kuliner, hingga perlindungan ekosistem pesisir dan darat.

Pemberdayaan Ekonomi: Penguatan peran UMKM dan perempuan melalui pengembangan geoproduk berbasis rempah, kuliner, serta kriya lokal.

Pengembangan Geopark Ternate bertumpu pada empat pilar utama, yakni Konservasi, Edukasi, Ekonomi Masyarakat, dan Sarana Pelaksanaan.

Berdasarkan dokumen rencana induk, terdapat 99 aksi dalam matriks program yang dibagi menjadi tiga fase pentahapan, yaitu jangka pendek (2027–2028) untuk pengkajian dan perencanaan, jangka menengah (2027–2031) untuk pelestarian dan pengembangan sarana, serta jangka panjang (2027–2037) untuk pemanfaatan geowisata skala penuh.

Melalui komitmen kuat Pemkot Ternate dan sinergi lintas sektor yang solid, draf Rencana Induk ini diharapkan segera tuntas dan membawa Ternate sukses meraih status Geopark Nasional, sebelum melangkah lebih jauh menuju UNESCO Global Geopark (UGGp) demi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian bumi. (**)

Penulis : Diman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate
HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal
Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje
Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen
KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIT

HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:50 WIT

Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:01 WIT

BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terbaru