Berjalan Tiga Hari, Ide dan Gagasan Tertuang Dalam Musrenbang Komunitas Kota Ternate

- Wartawan

Jumat, 10 Maret 2023 - 01:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman saar Memberi Sambutan Sekaligus Menutup Musrenbang Komunitas

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman saar Memberi Sambutan Sekaligus Menutup Musrenbang Komunitas

RAKYATMU.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Komunitas interaktif atau Ternate Youth Planner telah selesai dilaksnakan dan ditutup langsung oleh Wali Kota Ternate, Maluku Utara M. Tauhid Soleman di Red Corner Café pada Kamis (9/3/2023).

Sebelumnya, Musrenbang Kecamatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari hari pertma, Talkshow dan mengundang anak pemuda untuk membicarakan isu lingkungan, cagar budaya, ekonomi kreatif dan ruang yang berkelanjutan. Hari kedua, Observasi, redefine, dan ideasi.

Kemudian hari ketiga yang dilaksanakan di Red Corner Café itu, dibagi dua sesi. Sesi pertama, peserta membuat purwarupa (prorotype) dari ide solusi yang ditawarkan dengan menggunakan bahan dan peralatan yang telah disediakan dan disajikan dengan cara yang unik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesi kedua, peserta mempresentasikan ide dan purwarupa dalam berbagai scenario terkait solusi bagi sub tema pada tiap kelompok. Kelompok mempersentasikan dihadapan Wali Kota sebagai pembuat keputusan.

Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman dalam sambutannya, mengatakan Musrenbang komunitas merupakan bagian dari Musrenbang tematik. Musrenbang ini sebagai respon Pemkot terhadap Ternate sebagai Kota Kreatif.

BACA JUGA :  Tim Gabungan Kemenkes dan Bank Dunia Kunjungi Dinkes Kota Ternate

Wali Kota menyebutkan, komponen masyarakat pastinya mempunyai aspirasi tersendiri, maka dari itu, pemerintah memberi ruang kepada Komunitas untuk melakukan Musrenbang sesuai tema yang ditentukan, diantaranya: pola ruang berkelanjutan, cagar budaya, isu lingkungan, dan ekonomi kreatif.

Tema tersebut, lanjut Wali Kota, merupakan terjemahan dari 14 program prioritas pemerintah kota. Selanjutnya, digalih oleh para komunitas untuk memperoleh isu yang dinilai paling penting dan sesuai hal-hal yang bersifat lokal.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari story telling, karena Kota Ternate memiliki kekuatan seperti kota jasa, kota sejarah, kota budaya, dan peninggalan cagar budaya. Inilah yang bisa menggerakkan perputaran ekonomi,” ujarnya.

Wali Kota menyebutkan, komunitas yang terlibat dalam Musrembang harus mampu menerjemahkan setiap program prioritas ke dalam ide-ide yang nyata.

Mantan sekretaris Kota Ternate ini, meminta kepada komunitas untuk sampaikan ide-ide tersebut dalam bentuk Blueprint agar bisa menjadi bagian dari program pemerintah kota di Tahun 2024.

“Terpenting spesifikasinya itu Ternate sebagai Kota rempah, kota budaya, Kota sejarah, dan kota jasa. Ini yang menjadi tema penting untuk lahirkan ide-ide,” terangnya.

BACA JUGA :  Pedagang Pasar Makdahi Sanana Menanti Janji Kadis Perindagkop-UKM

Sementara itu, Kepala Bappelitangda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, Musrenbang Komunitas ini murni berdasarkan kearifan lokal. Meski begitu, kata Rizal, Musrenbang Komunitas Interaktif tidak ada dalam UU Nomor 25 Tahun 2005 tentang Perencanaan Pembangunan.

“Karena ini murni kreativitas daerah. Musrenbang Komunitas ini adalah satu bentuk inovasi yang dibuat oleh Bappelitbangda,” tuturnya.

Rizal menjelaskan, Musrenbang komunitas dibuat karena dilihat dari perkembangan zaman. Sebab, era kolaborasi saat ini sudah berbeda dengan sebelumnya.

“Waktu itu, orang mengenal konsep penta-helix atau multi pihak hanya terdiri atas unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media. Tapi sekarang unsurnya sudah bertambah menjadi 6, dengan tambahan Agregator.”

Lebih jauh, Rizal menambahkan, Musrenbang Komunitas juga masuk dalam penyempurnaan Ranwal RKPD Tahun 2024. Namun dibuat dengan konsep kreatif.

“Jadi empat isu atau tema yang dibahas dalam Musrenbang Komunitas ini dan kemudian melahirkan ide-ide telah dituangkan ke dalam berita acara, dan itu akan di bawa ke forum Musrenbang RKPD,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara
Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital
RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat
Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’
Diskop UKM Kota Ternate Perkuat KKMP dan Program Prioritas Wali Kota
Genjot PAD, BP2RD Kota Ternate Bidik BUMN 
DPRD Halut Kunker ke BP2RD Kota Ternate Belajar Peningkatan PAD
DLH Kota Ternate Bersama PT Pelni Tanam Pohon di Kawasan TPA Buku Dero-dero

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:22 WIT

Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:05 WIT

Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:28 WIT

RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 13:33 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat KKMP dan Program Prioritas Wali Kota

Senin, 8 Juni 2026 - 23:10 WIT

Genjot PAD, BP2RD Kota Ternate Bidik BUMN 

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:50 WIT

DPRD Halut Kunker ke BP2RD Kota Ternate Belajar Peningkatan PAD

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:32 WIT

DLH Kota Ternate Bersama PT Pelni Tanam Pohon di Kawasan TPA Buku Dero-dero

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:10 WIT

DPRD dan Pemkot Ternate Bahas DIM dalam Revisi RTRW

Berita Terbaru