Tindak Lanjut Surat Edaran Menpan RB, Pemkot Ternate Anggarkan PTT SK 2021

- Wartawan

Sabtu, 29 Juli 2023 - 14:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly (Ko Edo)

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly (Ko Edo)

RAKYATMU.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Maluku Utara, menindaklanjuti surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB).

Bahwa berdasarkan surat edaran Menpan RB Nomor: B/1527/M.SM.01.00/2023 tertanggal 25 Juli 2023 tentang status dan kedudukan THK-2 dan tenaga non ASN.

Surat tersebut meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pusat dan daerah agar tetap mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan bagi tenaga non-Aparatur Sipil Negara atau non-ASN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini lantaran, Kemenpan RB, sebelumnya, akan menghapus status tenaga honorer di pemerintahan mulai 2023 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.

Namun, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian PANRB diminta mencari solusi dan jalan tengah dengan prinsip antara lain hindari agar tidak terjadi PHK massal dan tidak boleh ada pengurangan pendapatan dari yang diterima tenaga non-ASN.

Arahan presiden itu, mendapat masukan dan aspirasi dari berbagai pihak bahwa tenaga Non-ASN masih diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, baik di bagian pembangunan dan pelayanan publik.

Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Menpan RB mengharapkan kepada seluruh PPK Instansi Pusat dan Instansi Daerah agar melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. PPK menghitung dan tetap mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan tenaga non ASN yang sudah terdaftar dalam pendataan tenaga non ASN dalam basis data BKN.
  2. Dalam mengalokasikan pembiayaan tenaga non ASN dimaksud, pada prinsipnya tidak mengurangi pendapatan yang diterima oleh tenaga non ASN selama ini.
  3. PPK dan pejabat lain dilarang mengangkat pegawai non-PNS dan/atau non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN atau tenaga non ASN lainnya. Adapun pemenuhan ASN di lingkungan Instansi Pemerintah dapat dilakukan melalui usulan kebutuhan formasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
BACA JUGA :  Pekerjaan Jembatan Residen Kota Ternate Hampir Rampung

Surat ini sudah diterima oleh BKPSDMD Kota Ternate.

Kepala BKPSDMD Kota Ternate Samin Marsaoly mengaku, pihaknya sudah menerima dan menindaklanjuti surat dari Menpan RB.

Sesuai dengan surat edaran itu, lanjut Samin, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate tetap mengalokasikan anggaran bagi Tenaga Honorer Kategori 2 (THK-2) dan tenaga non ASN atau yang biasa disebut dengan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berjumlah 3.543 orang.

“Jadi tetap dianggarkan untuk PTT di Pemerintah Kota Ternate yang jumlahnya sekitar tiga ribu lima ratusan,” ujar Samin pada Sabtu (29/7/2023).

BACA JUGA :  DPRD Kota Ternate Dukung Rencana Pemkot Reklamasi Pesisir Pantai Selatan dan Utara

Menurut dia, selama dua Tahun terakhir Pemerintah Kota Ternate tidak menambahkan PTT (Pegawai Tidak Tetap). Jumlah PTT saat ini, lanjut dia, SK-nya sejak Tahun 2021.

Kata dia, surat edaran Menpan RB mempertegas tentang status dan kedudukan THK-2 dan tenaga non ASN lainnya dalam hal ini PTT.

Kemudian, PTT yang sudah terdaftar di dalam database BKN menjadi acuan penganggaran.

“Jadi standarnya adalah orang-orang yang masuk dalam daftar PTT dengan SK terakhir sebelum 31 Desember 2021. Artinya mereka itu, sudah dipastikan terdaftar sebagai PTT,” ujarnya.

Lantas bagaimana dengan PTT yang SK-nya diatas 31 Desember 2021 ?

“Kita belum bisa bicara ke tingkat itu, karena kita mengacu dengan surat Menpan RB yang ada,” jawab Samin.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate itu, menyampaikan, apabila THK-2 dan tenaga non ASN ingin mengikuti seleksi PPPK atau CPNS.

“Tetapi mengacu pada undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK,” jelasnya mengakhiri. (**)

Penulis : Man

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate
HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal
Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje
Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIT

HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:50 WIT

Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:01 WIT

BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terbaru