KMP Sula Bahagia Tak Terurus, Diduga ada Anggaran ‘Goib’ 10,4 Miliar

- Wartawan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus di KMP Sula Bahagia saat Uji Coba Perdana Tahun 2024. (Istimewa)

Foto Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus di KMP Sula Bahagia saat Uji Coba Perdana Tahun 2024. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Kapal Motor Penumpang (KMP) Sula Bahagia dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula pada 29 Desember 2023 mengalami kerusakan dan tidak terurus. Padahal sejak awal 2024, KMP Sula Bahagia sempat menjalani uji coba dan melayani rute pelayaran Sanana–Pulau Mangoli.

Namun, kapal bantuan Kemenhub tersebut, ternyata sebelumnya Pemkab Kepulauan Sula kembali melakukan pengadaan dengan satu kegiatan yang sama pada tahun 2023 melalui Dinas Perhubungan dengan nama paket “Pengadaan Bus Air Roro”. Proyek pengadaan dengan kode lelang 3643715 ini memiliki nilai pagu sebesar Rp 10.476.500.000,00 atau Rp10,4 Miliar.

BACA JUGA :  Weda Utara Siap Menangkan Elang-Rahim di Pilkada Halmahera Tengah  
SPSE, Pengadaan Bus Air Roro

Dugaan dobel anggaran atau gaib Rp10,4 miliar tersebut menjadi sorotan, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bela Yai Maluku Utara, Rasman Buamona mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut penggunaan anggaran terkait pengadaan kapal tersebut, termasuk memeriksa pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas pengelolaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga meminta KPK memeriksa Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Sula, Chairullah Mahdi, serta pihak terkait lainnya. “Kapal ini belum lama dilakukan pengadaan dengan anggaran yang cukup besar, tetapi kondisinya sekarang sudah mengalami kerusakan parah,” kata Rasman.

BACA JUGA :  Penegak Hukum Segera Periksa Bupati Sula Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Power House 

Menurut dia, kondisi KMP Sula Bahagia perlu mendapat perhatian serius karena merupakan aset pemerintah yang harusnya dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan transportasi laut bagi masyarakat Kepulauan Sula. “Nama kapalnya Kapal Motor Penumpang, tetapi masyarakat harus mendapat kepastian terkait sejauh mana kapal ini beroperasi dan bagaimana pengelolaannya,” ujarnya.

Rasman menegaskan, pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan dalam proses pengadaan maupun pengelolaan aset tersebut. “Saya mendesak KPK untuk memeriksa Bupati Fifian Adeningsi Mus dan mantan Kadishub Chairullah Mahdi. Selain itu, pihak-pihak lain yang memiliki keterkaitan juga perlu dimintai keterangan,” tegasnya. (**)

Penulis : Diman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon
PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar
Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan
Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIT

Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIT

PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:16 WIT

Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Berita Terbaru