Gelar Penguatan Gugus Tugas KLA di Halsel dan Morotai, Musrifah: Penuhi Hak Anak  

- Wartawan

Kamis, 30 Mei 2024 - 14:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPPPA Provinsi Maluku Utara menggelar Penguatan Gugus Tugas Kota Layak Anak di Kabupaten Pulau Morotai. (Dok. Dinas for Rakyatmu)

DPPPA Provinsi Maluku Utara menggelar Penguatan Gugus Tugas Kota Layak Anak di Kabupaten Pulau Morotai. (Dok. Dinas for Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Kota Layak Anak (KLA) merupakan Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak.

Berdasarkan hal itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Maluku Utara menggelar Penguatan Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Kabupaten Pulau Morotai.

Kepala DPPPA Maluku Utara Hj. Musrifah Alhadar, menyatakan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Selatan pada 1 Mei dan Pulau Morotai pada 30 Mei 2024 itu bertujuan untuk penguatan gugus tugas KLA.

Musrifah menjelaskan KLA merupakan sistem pembangunan secara integrasi dan komprehensif yang bertujuan untuk memenuhi hak-hak pemenuhan dan kebutuhan anak yang ada di Provinsi Maluku Utara.

DPPPA Provinsi Maluku Utara Menggelar Penguatan Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Halmahera Selatan. (Dok. Dinas for Rakyatmu)

Dia menyebutkan, indikator yang harus dicapai dalam pemenuhan Kabupaten Kota Layak Anak, yaitu mengembangkan strategi membentuk Desa/Kelurahan Layak Anak, Kecamatan Layak Anak, Kampung Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak dan Sekolah Ramah Anak dan semua sektor.

BACA JUGA :  Diduga Tercemar Limbah Pabrik Tahu, Ribuan Ikan Mati di Pantai Sasa Kota Ternate

“Dari indikator yang dimaksud ini merupakan variabel dalam satu acuan dalam upaya terpenuhi hak anak, untuk mewujudkan Kabupaten Kota Layak Anak sebagaimana diatur dalam UU,” ungkapnya, Kamis (30/5/2024).

“Saya berharap, stakeholder terkait yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA selalu berkolaborasi agar bisa mendukung program KLA yang digagas oleh Kementerian PPPA RI,” pungkasnya. (**)

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan
JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi
Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari
Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:24 WIT

JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:32 WIT

Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIT

Dinkes Taliabu Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Berbasis Data CKG

Berita Terbaru