Ini Makna Logo  HUT Kabupaten Kepulauan Sula ke-22

- Wartawan

Sabtu, 3 Mei 2025 - 09:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo HUT Kabupaten Kepulauan Sula Ke-22. (Dok. Panitia Hut)

Logo HUT Kabupaten Kepulauan Sula Ke-22. (Dok. Panitia Hut)

RAKYATMU.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Sula ke-22 yang digelar pada 31 Mei 2025. Panitia secara resmi merilis logo HUT kabupaten pada Jumat (2/5/2025).

Ketua Panitia HUT Kabupaten Kepulauan Sula Kamarudin Mahdi menerangkan, logo ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual, tetapi juga mengandung filosofi mendalam serta makna-makna simbolik yang merepresentasikan jati diri dan harapan masyarakat Sula.

Kata KM sapaan akrab Kamarudin, makna logo HUT ke-22 ini mengusung desain angka  2 yang saling berhadapan, membentuk simbol hati sebagai lambang cinta. Didalamnya terdapat ilustrasi peta Kepulauan Sula, meliputi Pulau Mangoli dan Pulau Sulabesi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Desain ini mencerminkan cinta masyarakat Sula terhadap tanah kelahiran mereka, yang kerap disebut Hai Poa Bai,” KM menerangkan.

Tidak sampai disitu, tambahnya angka 2 yang saling berhadapan sekaligus membentuk angka 22, menandakan usia Kabupaten Kepulauan Sula yang telah memasuki tahun ke-22 sejak resmi terbentuk pada tahun 2003.

BACA JUGA :  Seorang Wanita Kejar Ahli Waris dengan Parang saat Pencocokan Objek Sengketa Lahan

Selain itu, logo HUT kabupaten yang baru dirilis ini merujuk simbol kekayaan alam dan Identitas Daerah.

“Pada bagian atas angka  2, tergambar buah cengkih-rempah khas Maluku Utara dan komoditas unggulan Kabupaten Kepulauan Sula. Kehadirannya melambangkan kesejahteraan dan kekayaan alam yang dimiliki daerah ini,” jelasnya.

Selain itu, terdapat ilustrasi burung paok, salah satu satwa endemik Kepulauan Sula yang dilindungi. Burung ini menjadi simbol keindahan alam serta pentingnya pelestarian lingkungan di wilayah kepulauan.

“Beberapa komoditas lokal unggulan lainnya juga turut ditampilkan dalam ornamen angka  2  seperti cokelat, kopi, kenari, pala, dan kembali cengkih—semuanya menggambarkan potensi besar sumber daya alam Sula,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kecewa, Caleg Demokrat di Kepulauan Sula Bakar Jas dan Bendera Partai 

Ia juga membeberkan warna logo ini yang dihiasi corak warna-warni cerah yang mencerminkan keceriaan masyarakat, keberagaman budaya dan suku. Tambah dia, serta keindahan alam Kepulauan Sula. Warna-warna tersebut juga menjadi simbol persatuan, meskipun berbeda latar belakang.

“Seluruh masyarakat tetap bersatu untuk membangun Sula yang lebih baik, berkembang, dan maju,” ujarnya.

Bahakn logo dan tulisan menyampaikan pesan usia negeri ini (Di bawah logo, tertera tahun 2003–2025) sebagai penanda usia Kabupaten Kepulauan Sula sejak terbentuk hingga peringatan tahun ini. Disertakan pula slogan “SULA BAHAGIIA” yang merupakan visi-misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula.

Sula Bahagia merupakan akronim dari Bersih, Aman, Hebat, Adil, Giat, Inovatif, dan Agamais. “Visi ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, beriman, dan berakhlak mulia, selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Sula,” tutupnya. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman

Berita Terkait

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas
Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya
Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran
Silaturahmi Badan Penghubung dengan Diaspora NTT, Florida Titipkan Generasi Muda ke Wali Kota Ternate
Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi
Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk
Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah
DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIT

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:13 WIT

Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:22 WIT

Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:13 WIT

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:52 WIT

Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIT

Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33 WIT

DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:11 WIT

Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru

Berita Terbaru