Musrenbang Kecamatan Berakhir di Batang Dua, Sekda: Matangkan Usulan Kelurahan

- Wartawan

Rabu, 28 Februari 2024 - 23:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly bersama Pimpinan OPD Menghadiri Musrenbang Kecamatan Batang Dua. (Bung Bucek)

Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly bersama Pimpinan OPD Menghadiri Musrenbang Kecamatan Batang Dua. (Bung Bucek)

RAKYATMU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang berakhir di Pulau Batang Dua pada Rabu (28/2/2024).

Musrenbang Kecamatan Batang Dua melahirkan usulan dari kelurahan untuk dimatangkan dalam perencanaan tahun anggaran 2025. Usulan ini berupa, dermaga representatif, akses jalan, lampu listrik 1×24 Jam, ambulance laut dan jalan produksi tani.

Sedangkan Penerangan Jalan Umum atau PJU, Pemerintah Kota telah mengalokasikan anggaran tersebut di Tahun 2024 ini, untuk dipasangkan di Batang Dua sebanyak 40 titik yang tersebar di Kelurahan Mayau 30 unit dan Kelurahan Tifure 10 unit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan telah berakhir di Pulau Batang Dua, Rabu (28/2). Prioritas perencanaan pembangunan Kota Ternate ini bakal terealisasi tahun 2025 mendatang.

Rizal menyampaikan, terdapat beberapa poin usulan kelurahan yang disaring untuk dimatangkan sebagai usulan yang urgen di tahun mendatang. Lanjut dia, warga berkeinginan bahwa pemerintah kota menyediakan dermaga representatif di Kelurahan Mayau.

“Memang sudah ada dermaga ferry di Kelurahan Bido tetapi permohonan dan permintaan warga, harus ada dermaga di Mayau. Sebenarnya sudah ada konstruksi yang dibangun pada masa Wali Kota sebelumnya, namun diminta untuk meningkatkan fasilitasnya lagi,” tutur Rizal.

BACA JUGA :  Cerita Supratman saat Korban Diterkam Buaya di Sungai Sugiwa, Kepulauan Sula

Namun menurut Rizal, dermaga tersebut jika air laut surut, kapal tidak bisa berlabuh karena kedalamannya tidak terlalu dangkal, sehingga pembangunan harus ditambahkan panjang 100 meter ke arah laut untuk mempermudah kapal berlabuh.

Bahkan kata Rizal, warga juga mengharapkan ada satu kebijakan dari pemerintah untuk membuat akses jalan. Sebab sebagian jalan sudah berlubang. Di kesempatan itu, warga pun mengusulkan lampu listrik aktif 1×24 jam.

Dia menyebutkan, usulan itu sudah digagas di Tahun 2024 tetapi terealisasi di tahun mendatang. Bahkan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman berkeinginan bahwa Batang Dua harus disediakan mesin listrik dengan kapasitas KVA yang besar.

“Memang listrik ini sebagai alat vital yang pokok, pemerintah kota sudah membebaskan lahan di Kelurahan Perum untuk mesin listrik karena lokasi lama di Mayau letaknya terlalu dekat dengan air laut sehingga mengalami korosi,” ucapnya.

BACA JUGA :  Milad HMI ke-77 Tahun, Bupati Taliabu: Banyak Kader Terbaik yang Berkontribusi Terhadap Negara

Alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI) Kota Makassar itu menuturkan, pemerintah juga serius dengan usulan ambulance laut, sebab hal tersebut sangat penting dalam pelayanan kesehatan.

Selain itu, satu kebutuhan mendasar yang menjadi komitmen bersama yaitu usulan terkait jalan produksi pertanian. Mengingat, masyarakat Batang Dua rata-rata petani kelapa, cengkeh dan pala. Sehingga, pemerintah mestinya mempersiapkan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk para petani.

Sedangkan, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran PJU melalui Dinas Perhubungan sebanyak 40 unit untuk dipasangkan di batang dua yang tersebar di Kelurahan Mayau 30 titik dan 10 titik di Kelurahan Tifure.

“Sekarang Pemkot baru pasang fasilitas umum misalnya Gereja dan Puskesmas yang didahulukan. Sehingga saya mengapresiasi warga Batang Dua tinggal bagaimana tahun depan tetap konsisten mematangkan supaya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Sekedar diketahui, hadir dalam Musrenbang tersebut, yaitu Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Perikanan, Plt. Kepala Bappelitbangda, Kabag Protokol serta Kepala DLH dan perwakilan Dinas Kesehatan. (**)

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Sekda Kota Ternate Rabu Menyapa di Kelurahan, Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
JKPI 2026 Dijadwalkan, Tema ‘Ternate Epicentrum Rempah Dunia’ dalam Proses Finalisasi
Beri Kuliah Umum di Universitas Terbuka, Rizal Marsaoly: Jadilah Mahasiswa Unggul dan Berkarakter
DPRD Desak Pemda Taliabu Terbitkan Perbup Tentang Pajak Konsumsi Listrik
Pemkot Ternate Terima Penghargaan Kinerja APBD Terbaik Tahun 2025
Rizal Marsaoly Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan Gemusba, Perkuat Agenda Strategis Generasi Muda
Tahun 2026, Dishub Pulau Taliabu Target Retribusi Masuk Pelabuhan Rp50 Juta
Seret Nama Bupati Sula, Kejari Diminta Dalami Percakapan Tersangka Korupsi Puang dan Lasidi

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:18 WIT

Sekda Kota Ternate Rabu Menyapa di Kelurahan, Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Senin, 23 Februari 2026 - 20:57 WIT

JKPI 2026 Dijadwalkan, Tema ‘Ternate Epicentrum Rempah Dunia’ dalam Proses Finalisasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:53 WIT

Beri Kuliah Umum di Universitas Terbuka, Rizal Marsaoly: Jadilah Mahasiswa Unggul dan Berkarakter

Senin, 16 Februari 2026 - 19:01 WIT

DPRD Desak Pemda Taliabu Terbitkan Perbup Tentang Pajak Konsumsi Listrik

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:07 WIT

Pemkot Ternate Terima Penghargaan Kinerja APBD Terbaik Tahun 2025

Senin, 9 Februari 2026 - 23:43 WIT

Rizal Marsaoly Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan Gemusba, Perkuat Agenda Strategis Generasi Muda

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIT

Tahun 2026, Dishub Pulau Taliabu Target Retribusi Masuk Pelabuhan Rp50 Juta

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:18 WIT

Seret Nama Bupati Sula, Kejari Diminta Dalami Percakapan Tersangka Korupsi Puang dan Lasidi

Berita Terbaru