Ponpes Harisul Khairaat di Tidore Gelar Apel Hari Santri, Ini Pesan Menteri Agama

- Wartawan

Selasa, 22 Oktober 2024 - 22:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponpes Harisul Khairaat, Kelurahan Ome, Kota Tidore Kepulauan Menggelar Apel Hari Santri. (Rakyatmu)

Ponpes Harisul Khairaat, Kelurahan Ome, Kota Tidore Kepulauan Menggelar Apel Hari Santri. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pondok Pesantren (Ponpes) Harisul Khairaat yang terletak di Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, menggelar apel Hari Santri, Selasa (22/10/2024). Hadir mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim yakni Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Asis Hadad.

Apel Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober 2024 tersebut juga dihadiri oleh Pj. Gubernur Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Forkopimda Kota Tidore Kepulauan dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan.

Pj Gubernur Maluku Utara, Samsudin Abdul Kadir, saat membacakan sambutan Menteri Agama mengungkapkan, sejarah mencatat kaum santri adalah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah. Salah satu bukti perlawanan santri terhadap penjajah adalah peristiwa resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 yang dimaklumatkan oleh Hadratus Syaikh Kyai Haji Hasyim Asy’ari.

“Sejak resolusi jihad dimaklumatkan, para santri dan masyarakat umum terbakar semangatnya untuk terus berjuang dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Mereka terus melakukan perlawanan kepada penjajah tanpa rasa takut, hingga akhirnya pecah puncak perlawanan masyarakat Indonesia pada tanggal 10 November 1945 yang kita peringati sebagai hari Pahlawan,” ungkapnya.

Samsuddin menambahkan, pada peringatan Hari Santri ini, Kementerian Agama mengusung tema ‘Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan’ sebagai bentuk penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

“Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemunduran dengan angkat pena. Jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Ini Kendala ADD Pulau Taliabu Belum Cair

Samsuddin berharap peringatan Hari Santri di tahun 2024 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, terutama merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa. Santri harus percaya diri karena bisa menjadi apa saja, asalkan terus berjuang, berusaha dan tidak menyerah.

“Semua pasti bisa diraih. Seperti pepatah yang diajarkan di pesantren, man jadda wajada yang artinya, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil,” pungkasnya.

Kegiatan pun dilanjutkan dengan penyaluran beras bantuan dari Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan dan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara untuk 4 Pondok Pesantren di Kota Tidore Kepulauan.

Masing-masing di antaranya Ponpes Kharisul Khairaat Kelurahan Ome sebanyak 840 kilogram, Ponpes Ali Bin Abi Thalib Kelurahan Dowora 500 kilogram, Ponpes Darul Mukhlisin Kelurahan Tomalou 490 kilogram, dan Ponpes Hidayatullah Tahua Kelurahan Rum Balibunga sebanyak 420 kilogram. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sekda Kota Ternate Rabu Menyapa di Kelurahan, Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
JKPI 2026 Dijadwalkan, Tema ‘Ternate Epicentrum Rempah Dunia’ dalam Proses Finalisasi
Beri Kuliah Umum di Universitas Terbuka, Rizal Marsaoly: Jadilah Mahasiswa Unggul dan Berkarakter
DPRD Desak Pemda Taliabu Terbitkan Perbup Tentang Pajak Konsumsi Listrik
Pemkot Ternate Terima Penghargaan Kinerja APBD Terbaik Tahun 2025
Rizal Marsaoly Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan Gemusba, Perkuat Agenda Strategis Generasi Muda
Tahun 2026, Dishub Pulau Taliabu Target Retribusi Masuk Pelabuhan Rp50 Juta
Seret Nama Bupati Sula, Kejari Diminta Dalami Percakapan Tersangka Korupsi Puang dan Lasidi

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:18 WIT

Sekda Kota Ternate Rabu Menyapa di Kelurahan, Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Senin, 23 Februari 2026 - 20:57 WIT

JKPI 2026 Dijadwalkan, Tema ‘Ternate Epicentrum Rempah Dunia’ dalam Proses Finalisasi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:53 WIT

Beri Kuliah Umum di Universitas Terbuka, Rizal Marsaoly: Jadilah Mahasiswa Unggul dan Berkarakter

Senin, 16 Februari 2026 - 19:01 WIT

DPRD Desak Pemda Taliabu Terbitkan Perbup Tentang Pajak Konsumsi Listrik

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:07 WIT

Pemkot Ternate Terima Penghargaan Kinerja APBD Terbaik Tahun 2025

Senin, 9 Februari 2026 - 23:43 WIT

Rizal Marsaoly Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan Gemusba, Perkuat Agenda Strategis Generasi Muda

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIT

Tahun 2026, Dishub Pulau Taliabu Target Retribusi Masuk Pelabuhan Rp50 Juta

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:18 WIT

Seret Nama Bupati Sula, Kejari Diminta Dalami Percakapan Tersangka Korupsi Puang dan Lasidi

Berita Terbaru