Reses, Budiman L. Mayabubun Temukan Banyak Bangunan Yang Mangkrak Termasuk Gereja GPM

- Wartawan

Selasa, 30 Desember 2025 - 23:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Gereja GPM Wahe di Pulau Taliabu. (RakyatMu)

Pembangunan Gereja GPM Wahe di Pulau Taliabu. (RakyatMu)

RAKYATMU.COM – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun, melontarkan peringatan keras kepada Pemerintah Daerah (Pemda) usai menyerap aspirasi jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Wahe dalam kegiatan reses di Desa Wahe, Kecamatan Taliabu Utara pada Minggu (28/12/2025) kemarin.

Dalam reses tersebut, jemaat secara terbuka mendesak Pemda agar segera menuntaskan pembangunan gedung gereja yang hingga kini mangkrak, meski telah menelan anggaran daerah.

Budiman menegaskan, Pemda tidak boleh bersikap abai terhadap persoalan rumah ibadah, apalagi jika pembangunan tersebut sudah masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah.

“Ini bukan proyek biasa. Ini rumah ibadah. Kalau sudah dianggarkan lalu dibiarkan terbengkalai, maka patut dipertanyakan keseriusan Pemda dalam mengelola uang rakyat,”tegas Budiman.

Ia menyebut, keterlambatan penyelesaian bangunan gereja GMP Wahe berpotensi menjadi cermin buruk tata kelola anggaran, sekaligus melukai rasa keadilan masyarakat di desa.

Budiman menegaskan DPRD tidak akan tinggal diam dan akan meminta penjelasan resmi dari OPD terkait mengenai alasan mangkraknya pembangunan tersebut.

“Kalau alasannya klasik anggaran, perencanaan lemah, atau pengawasan longgar maka ini murni kelalaian. DPRD akan panggil dan minta pertanggungjawaban,” katanya.

BACA JUGA :  Hari Pertama Berkantor, Ketua Bawaslu Pulau Taliabu Beri Imbauan kepada ASN

Lebih jauh, Budiman mengingatkan Pemda agar tidak memprioritaskan proyek-proyek seremonial, sementara kebutuhan dasar umat beragama dibiarkan tanpa kepastian.

“Pemerintah jangan sibuk menggunting pita, tapi membiarkan rumah ibadah rakyat tidak selesai. Ini soal komitmen dan keberpihakan,” ujarnya.

Budiman memastikan, aspirasi jemaat GMP Wahe akan menjadi agenda pengawalan DPRD dalam pembahasan APBD dan evaluasi kinerja OPD ke depan, agar pembangunan gereja tersebut dituntaskan, bukan diwariskan sebagai masalah tahunan. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis
Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis
RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan
Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918
Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah
Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 
Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’
Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:40 WIT

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIT

Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis

Minggu, 12 April 2026 - 18:13 WIT

RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIT

Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 13:49 WIT

Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 

Rabu, 8 April 2026 - 12:06 WIT

Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’

Selasa, 7 April 2026 - 18:29 WIT

Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT