Reses Perdana, Sultan Ternate Hidayatullah Serap Aspirasi Lembaga Adat Kesultanan Ternate

- Wartawan

Rabu, 30 Oktober 2024 - 23:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Hidayatullah Sjah mendengar aspirasi dari lembaga adat Kesultanan Ternate. (Istimewa)

Anggota DPD RI Hidayatullah Sjah mendengar aspirasi dari lembaga adat Kesultanan Ternate. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Maluku Utara, Sultan Hidayatullah Sjah, menggelar reses perdana di hadapan perangkat adat Kesultanan Ternate. Banyak aspirasi yang diserap dalam kesempatan itu.

Sultan Hidayatullah memulai reses masa sidang pertama, terhitung sejak 29 Oktober hingga 17 November 2024 yang dimulai dari Pandopo Bala Kedaton Kesultanan Ternate, Selasa (29/10/2024). Hadir dalam kesempatan itu para Fanyira, Kapita, dan Bobato Adat Kesultanan Ternate.

Berada di Komite I DPD RI yang membidangi Pertanahan, Badan Akuntabilitas Publik, dan Badan Kerja Sama Parlemen di DPR RI, Sultan Hidayatullah akan melaksanakan sejumlah agenda. Mulai dari pelaksanaan UU, monitoring dan supervisi atas berbagai konflik agraria, serta menjalankan tugas sebagai badan akuntabilitas publik di wilayah Malut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, beberapa perangkat adat dari unsur Bobato 18 menyampaikan beragam aspirasi. Mulai dari Fanyira Tolongara H. Rinto Tolongara, Bangsa Madopolo Iskandar M. Djae, Letnan Cina Boy Angrek, serta unsur dari Bobato Akhirat yang disampaikan oleh H. Ahmad Haji Naser.

BACA JUGA :  DPRD dan Pemkot Ternate Komitmen Kawal Pembangunan Daerah pada Masa Sidang III 2026
Anggota DPD RI Hidayatullah Sjah mendengar aspirasi dari lembaga adat Kesultanan Ternate. (Istimewa)

Aspirasi tersebut secara umum berkaitan dengan bagaimana hak-hak masyarakat adat perlu diperjuangkan lewat Badan Legislasi (Banleg) DPR untuk diundangkan. Selain itu, meminta perubahan nama dari Provinsi Maluku Utara menjadi Provinsi Moloku Kie Raha, hingga penetapan Ibu Kota Sofifi sebagai daerah ibu kota administratif definitif.

Tidak kalah penting adalah keberlanjutan atas hak-hak masyarakat adat. Di mana, kehadiran perusahaan dan kawasan industri pertambangan di Malut perlu memberikan perhatian penuh ke masyarakat adat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial ekonomi yang berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Sultan Hidayatullah pun berjanji bahwa aspirasi ini akan menjadi masukan untuk dibawa dalam masa pembukaan persidangan pertama pada 18 November 2024 mendatang. Menurutnya, sederet aspirasi tersebut penting untuk disuarakan di ruang parlemen.

“Sebelum saya berdomisili 1982 di Ternate, saya tidak pernah mendengar lembaga adat ini dikondisikan sebagai pelaku-pelaku, atau subjek dari pembangunan yang dilibatkan dalam proses-proses pembangunan. Didatangi untuk diminta pendapatnya, diminta aspirasinya, tidak ada,” kata Hidayatullah.

BACA JUGA :  Menteri Kesehatan Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana Tipe C, Kepulauan Sula

Hidayatullah menilai, peran adat dalam konteks pembangunan sosial kemasyarakatan nyaris tak terlihat. Berangkat dari fenomena inilah yang membuat sang senator dengan raihan 95.050 suara pada Pemilu 2024 itu, merasa terpanggil untuk memperjuangkannya.

“Makanya, ketika melihat fenomena itu, terbesit di hati saya kalau saya jadi, saya akan menjadikan lembaga adat sebagai sebuah subjek, dan turut serta bersama-sama dengan subjek lainnya dalam proses pembangunan. Mereka kita mintakan pendapatnya, mintakan aspirasinya untuk kita bawakan di lembaga formal,” tuturnya.

Hidayatullah mengaku sempat mendengar penyampaian dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terkait tiga rancangan undang-undang yang menjadi domain DPR RI untuk diparipurnakan. Salah satunya adalah undang-undang tentang masyarakat adat.

“Salah satunya undang-undang masyarakat adat, tinggal pembahasannya. Saya kan di Komite I DPD RI, baru saya kan perwakilan adat, dengan Pak Vincen dan Pak Penrad, kita akan turut serta ikut membahas itu,” imbuh Hidayatullah. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’
HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM
Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan
BP2RD dan BPRS Bahari Berkesan Ternate Percepatan Digitalisasi: Bayar Pajak dan Retribusi Tanpa Harus Tunai
Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara
Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital
RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat
Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:52 WIT

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:34 WIT

HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:54 WIT

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:22 WIT

Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:05 WIT

Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:28 WIT

RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’

Senin, 15 Juni 2026 - 13:33 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat KKMP dan Program Prioritas Wali Kota

Berita Terbaru