Tim Yustisia Data Masyarakat Menetap Setahun Belum Miliki KTP Kota Ternate

- Wartawan

Selasa, 31 Oktober 2023 - 06:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KTP

Ilustrasi KTP

RAKYATMU.COM – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara melakukan operasi yustisia administrasi kependudukan bagi masyarakat pendatang yang menetap lebih dari setahun tetapi statusnya belum terdaftar sebagai warga Kota Ternate.

Operasi ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Ternate Nomor: 178/11.12/KT /2023, dan kemudian Permendagri Nomor 74 tahun 2022 tentang Pendaftaran Penduduk Non Permanen. Tim yustisia terdiri dari Dukcapil, Satpol PP dan Kesbangpol.

Hal tersebut sebagai langkah sosialisasi kesadaran status kependudukan terhadap warga yang masih terdaftar sebagai penduduk daerah asal. Sebab, pasokan kebutuhan bahan pokok disesuaikan dengan penduduk yang memiliki KTP Kota Ternate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Dukcapil Kota Ternate, Rukmini A. Rahman mengatakan, opsi yang ditawarkan dalam operasi, yaitu masyarakat pendatang akan mengisi formulir yang diberikan, dan apabila tidak bersedia pindah, maka bisa memilih kategori penduduk non permanen.

BACA JUGA :  Pilgub Maluku Utara, AM-SAH Target Menang 85 Persen di Sula dan Taliabu 

Namun, kalau ada yang ingin pindah penduduk, tim yustisia akan memfasilitasi untuk mengurus syarat pindah dari daerah asal. Selain itu, kegiatan ini sudah dimulai di Kecamatan Ternate Utara, Tengah, Selatan dan Universitas.

“Ketika berada di suatu wilayah lebih dari satu tahun, maka harus menjadi penduduk di wilayah setempat, itu aturannya. Status kependudukannya harus dipastikan bahwa bersangkutan berkontribusi terhadap daerah dengan cara menjadi warga daerah yang ditempati,” katanya pada Senin (30/10/2023).

BACA JUGA :  Jadi Sorotan KPK, Muhaimin Syarif Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Maluku Utara

“Harapan kami melalui operasi yustisia, bertujuan memberikan sosialisasi terhadap masyarakat agar mengetahui statusnya. Operasi yustisia ini bukan razia, tapi upaya pemerintah memberikan kesadaran akan keberadaan seseorang di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Rukmini menjelaskan, jumlah penduduk suatu daerah akan berpengaruh terhadap angka Dana Alokasi Khusus (DAU). Ia katakan, kebutuhan pokok masyarakat mengacu pada total penduduk, sehingga jangan sampai tidak mencukupi karena masih banyak tidak terdaftar secara formal.

“Jangan sampai prediksi yang dibutuhkan berbeda jauh dengan kondisi riil di lapangan, karena banyak penduduk yang tidak terdaftar secara resmi. Jika ada pertambahan penduduk maka pemerintah lebih leluasa membangun fasilitas publik,” tuturnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Cold Storage Perdana Malut Rampung, Jadi Senjata Utama Lawan Inflasi
Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat
Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha
Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama
Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:57 WIT

Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:56 WIT

Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:37 WIT

Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIT

Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:49 WIT

Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:58 WIT

Wakil Bupati Pulau Taliabu Serahkan Bantuan di Desa Lohobuba dan Limbo

Berita Terbaru