Koordinator Selamatkan Malut Geram Perusakan Baliho Husain Alting Sjah

- Wartawan

Selasa, 25 Juni 2024 - 17:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Baliho Bakal Calon Sultan Tidore H. Husain Alting Sjah di Kota Ternate di Jerbus, Kelurahan Tanah Tinggi Barat yang Rusak. (Rakyatmu)

Salah Satu Baliho Bakal Calon Sultan Tidore H. Husain Alting Sjah di Kota Ternate di Jerbus, Kelurahan Tanah Tinggi Barat yang Rusak. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Koordinator Selamatkan Maluku Utara (Malut), Nifran Yusup geram dengan oknum yang merusak sejumlah Baliho Bakal Calon Sultan Tidore H. Husain Alting Sjah di Kota Ternate.

Padahal sejumlah baliho yang bertuliskan seruan “Saatnya Turun Tangan Selamatkan Malut” itu, baru dipasang belum lama ini. Nifran menduga ada oknum yang sengaja merusak baliho yang telah terpasang.

Dikatakan, aksi tidak terpuji ini tidak boleh dibiarkan dan harus ditelusuri pelakunya hingga ketemu. Ia menilai rusaknya sejumlah baliho Sultan Husain, karena disengaja, dan merupakan bentuk tindakan yang bisa merusak demokrasi.

“Bukannya dalam demokrasi itu kita harus fair? Siapapun yang ikut kontestasi, haknya sama. Perusakan ini mencederai prinsip demokrasi karena menghambat porsi Sultan Tidore bersosialisasi di ruang publik, aksi ini nyata-nyata merusak demokrasi,” tegasnya.

Nifran menambahkan, pihaknya menduga tindakan ini dilakukan secara sengaja, sebab di beberapa titik hanya baliho Sultan Husain saja yang rusak, padahal ditempat yang sama baliho kandidat lainnya, seperti Taufik Madjid, Ali Ibrahim, dan Benny Laos tidak disentuh.

BACA JUGA :  Ragukan Hasil Survei Pilgub Maluku Utara, Sahril: Jangan-jangan Mereka Salah Tulis

“Jika dilihat-lihat hal ini ada unsur kesengajaan. Entah, mungkin karena pesona Sultan Husain yang terlalu kuat dibandingkan yang lain atau apa, sehingga semacam ada upaya menghalang-halangi sosialisasi Sultan Husain di ruang publik,” jelas Nifran.

Karena itu, Nifran mengimbau agar perilaku perusakan ini tidak boleh dicontoh, karena memberikan pendidikan politik yang buruk kepada masyarakat.

“Dalam demokrasi itu, hak setiap orang harus dihormati agar tercipta keharmonisan, tidak boleh bertindak ceroboh, apalagi konyol seperti merusak baliho. Bagi kami ini tindakan vandalisme,” pungkasnya. (**)

Penulis : Reswandi

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

TPID Kota Tidore Kepulauan Gencar Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman
TPID Kota Tidore Sidak Pasar Gosalaha Pastikan Stok Jelang Nataru Aman
Budiman L. Mayabubun Nakhodai DPC PDI-P Pulau Taliabu
Tingkatkan Literasi dan inklusi Keuangan, Bank Maluku Malut Sosialisasi GENCARKAN di Desa Kramat
Ketua Pemuda Desa Wayo Pulau Taliabu Minta Warga Jaga Kondusivitas Pasca PSU
PSU Pulau Taliabu, PDIP: Kemenangan CPM-Utuh di Atas 80 Persen
Jelang PSU Pulau Taliabu, Citra-Utu Imbau Warga Tak Terpancing Isu Negatif
Pemda Kepulauan Sula Cuek Harga dan Ketersediaan Bapok Jelang Idul Fitri 1446 H 

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:41 WIT

TPID Kota Tidore Kepulauan Gencar Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:30 WIT

TPID Kota Tidore Sidak Pasar Gosalaha Pastikan Stok Jelang Nataru Aman

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:52 WIT

Budiman L. Mayabubun Nakhodai DPC PDI-P Pulau Taliabu

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:47 WIT

Tingkatkan Literasi dan inklusi Keuangan, Bank Maluku Malut Sosialisasi GENCARKAN di Desa Kramat

Kamis, 10 April 2025 - 09:11 WIT

Ketua Pemuda Desa Wayo Pulau Taliabu Minta Warga Jaga Kondusivitas Pasca PSU

Jumat, 4 April 2025 - 18:57 WIT

PSU Pulau Taliabu, PDIP: Kemenangan CPM-Utuh di Atas 80 Persen

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:23 WIT

Jelang PSU Pulau Taliabu, Citra-Utu Imbau Warga Tak Terpancing Isu Negatif

Kamis, 20 Maret 2025 - 19:21 WIT

Pemda Kepulauan Sula Cuek Harga dan Ketersediaan Bapok Jelang Idul Fitri 1446 H 

Berita Terbaru