Netfid Menduga Penilaian Kelulusan Bawaslu Zona Dua Maluku Utara ada Praktik Nepotisme

- Wartawan

Senin, 17 Juli 2023 - 19:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Daerah Netfid Maluku Utara Firman Amir. (Rakyatmu)

Ketua Umum Pengurus Daerah Netfid Maluku Utara Firman Amir. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Network For Indonesia Demokratic Society (Netfid) Maluku Utara menduga ada kecurangan fatal yang dilakukan oleh Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu zona dua Kabupaten dan Kota terkait penilaian kelulusan.

Nilai peserta tes tertulis, tes psikologisnya rendah dan juga beberapa orang komisioner aktif yang pernah mendapatkan sanksi dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), tetapi diluluskan dengan nilai maksimal.

Ketua Umum Pengurus Daerah Netfid Maluku Utara Firman Amir menjelaskan, dalam tes tertulis dan tes psikologi Bawaslu zona dua terdapat sejumlah nama yang terkesan dipaksa diluluskan meksi nilainya sangat rendah.

Menurutnya, kuat dugaan ada praktek nepotisme yang kemudian didesain untuk kepentingan Timsel. Zona dua meliputi Kota Ternate, Kota Tidore, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Halmahera Selatan.

“Semua wilayah terindikasi terjadi kecurangan, terutama Kota Ternate. Ternate sendiri dari 12 nama yang dinyatakan lulus, terdapat sejumlah peserta dengan nilai sangatlah rendah dibandingkan peserta yang tidak dinyatakan lulus,” katanya pada Senin (17/7/2023).

Ia menyebutkan komisioner Bawaslu aktif yang pernah disanksi oleh DKPP ialah Rais Kahar dari Kabupaten Halmahera Selatan dan Adidas La Tea dari Kabupaten Pulau Taliabu.

BACA JUGA :  Batas Waktu, Satu Partai Politik Belum Lengkapi Dokumen Perbaikan di KPU Maluku Utara 

“Praktek kecurangan ini tentu mengindikasikan buruknya integritas Timsel yang akan berdampak pada kualitas calon Bawaslu yang dihasilkan,” tegas Firman.

Selain itu, pihaknya mendesak Bawaslu Republik Indonesia untuk segera mengambil alih sementara tugas Timsel dalam penjaringan calon Bawaslu zona dua wilayah Maluku Utara.

“Anggota Bawaslu yang nanti dihasilkan terbebas dari hubungan orang dekat dengan kelompok kepentingan para Timsel, sehingga proses demokrasi dalam Pemilu berjalan sesuai harapan masyarakat semua,” pungkasnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Ini Hasil Kajian UI Terkait Penanganan Air Limpasan di Kawasi
Wali Kota – Wawali Tidore Terima Kunjungan Kepala BRI Baru
TPID Kota Tidore Kepulauan Gencar Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman
TPID Kota Tidore Sidak Pasar Gosalaha Pastikan Stok Jelang Nataru Aman
Budiman L. Mayabubun Nakhodai DPC PDI-P Pulau Taliabu
Tingkatkan Literasi dan inklusi Keuangan, Bank Maluku Malut Sosialisasi GENCARKAN di Desa Kramat
Ketua Pemuda Desa Wayo Pulau Taliabu Minta Warga Jaga Kondusivitas Pasca PSU
PSU Pulau Taliabu, PDIP: Kemenangan CPM-Utuh di Atas 80 Persen

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:23 WIT

Ini Hasil Kajian UI Terkait Penanganan Air Limpasan di Kawasi

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIT

Wali Kota – Wawali Tidore Terima Kunjungan Kepala BRI Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:41 WIT

TPID Kota Tidore Kepulauan Gencar Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:30 WIT

TPID Kota Tidore Sidak Pasar Gosalaha Pastikan Stok Jelang Nataru Aman

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:52 WIT

Budiman L. Mayabubun Nakhodai DPC PDI-P Pulau Taliabu

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:47 WIT

Tingkatkan Literasi dan inklusi Keuangan, Bank Maluku Malut Sosialisasi GENCARKAN di Desa Kramat

Kamis, 10 April 2025 - 09:11 WIT

Ketua Pemuda Desa Wayo Pulau Taliabu Minta Warga Jaga Kondusivitas Pasca PSU

Jumat, 4 April 2025 - 18:57 WIT

PSU Pulau Taliabu, PDIP: Kemenangan CPM-Utuh di Atas 80 Persen

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT