Anak di Bawah Umur Terjaring Razia Operasi Patuh Kie Raha Polres Kepulauan Sula

- Wartawan

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula, AKP. Walid Buamona. (Rakyatmu)

Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula, AKP. Walid Buamona. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Satlantas Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara mengamankan delapan kendaraan roda dua saat menggelar operasi patuh kie raha di hari pertama pada Senin (15/7/2024). Delapan kendaraan tersebut, satu diantaranya siswa SMA tidak menggunakan helm.

Operasi patuh kie raha dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 22 Juni 2024, terdapat beberapa jenis pelanggaran yang menjadi sasaran dalam operasi. Pelanggaran yang menyebabkan rawan laka lantas, diantaranya:

Berboncengan lebih dari satu orang, berkendara melebihi batas kecepatan, tidak memakai helm dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), berkendara di bawah umur.

Kemudian, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), mengemudi dengan pengaruh alkohol dan menggunakan handphone sambil berkendara.

Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula, AKP. Walid Buamona mengatakan, pada hari pertama operasi patuh kie raha 2024 sebanyak delapan kendaraan dengan pelanggaran tidak menggunakan helm.

BACA JUGA :  Terima Merdeka Awards, Aliong Mus: Penghargaan Ini Buat Rakyat Pulau Taliabu

“Saat kita melakukan patroli pada hari pertama menemukan delapan pelanggar secara kasat mata, yakni tidak menggunakan helm. Kami juga temukan satu orang anak di bawah umur,” ujarnya pada Selasa (16/7/2024).

Temuan pelanggaran secara kasat mata ini, lanjut dia, polisi akan melanjutkan operasi kelengkapan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kelengkapan kendaraan seperti STNK dan SIM maupun lainnya,” singkatnya mengakhiri. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar
Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan
Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIT

PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:16 WIT

Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT