Polres Kepulauan Sula Kantongi Terduga Pelaku Tawuran 2 Desa

- Wartawan

Rabu, 6 September 2023 - 15:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Cahyo Widyatmoko. (Rakyatmu)

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Cahyo Widyatmoko. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, mengantongi terduga pelaku tawuran dua desa, yakni Desa Waitulia dan Orifola, Kecamatan Mangoli Tengah sejak Jumat, 8 Agustus 2023.

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Cahyo Widyatmoko mengaku, anggotanya telah mengetahui satu terduga pelaku dari Desa Orifola.

Menurut dia, hal ini diperkuat dengan keterangan dari beberapa saksi yang melihat terduga berada di TKP pertama maupun kedua.

“Dengan adanya kasus tawuran ini kami dari pihak Kepolisian tetap melakukan upaya penyelidikan secara intensif,” Jelasnya pada Rabu (6/9/2023).

Ia menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih berupaya untuk meminta keterangan di beberapa saksi serta mengumpulkan bukti-bukti yang berada di lokasi tawuran.

“Sebab lokasi tawuran itu ada dua, satu terjadi di sekitar acara pesta ronggeng maupun aksi kejar mengejar tepat di perbatasan Desa Waitulia dan Orifola,” jelasnya.

BACA JUGA :  Istri Lapor ke BKPSDM Kota Ternate karena Sakit Hati Suaminya Diduga Nikah Diam-diam

Tentu, kata orang nomor satu di Polres Kepulaun Sula itu, bilamana perkara ini sudah ada keterangan dari semua saksi, maka pihaknya akan menyampaikan ke publik.

Sekedar diketahui, kejadian tersebut bermula dari acara pesta ronggeng yang diselenggarakan oleh pemuda Desa Waitulia.

Namun, terjadi kekacauan, sehingga sejumlah warga dari dua desa ini saling kejar dan tawuran lempar batu hingga menyebabkan tiga warga dari Desa Waitulia menjadi korban. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Komitmen Kapolri Berantas Mafia BBM, Polisi Didesak Tangkap Febby di Sula
Klarifikasi Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi di SPBU Kompak Sula Benar-benar Kocak
Polisi Didesak Tangkap Febby Atas Dugaan Penyelundupan BBM dan Diskriminasi Warga Sula
Resahkan Warga, Rambo Dilaporkan ke Polsek Gane Barat Dugaan Pengancaman Istri dan Anak
Tertangkap Penyelundupan, Pemilik SPBU Kompak di Sula Kriminalisasi Warga Desa
SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton
Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar
Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIT

Komitmen Kapolri Berantas Mafia BBM, Polisi Didesak Tangkap Febby di Sula

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:19 WIT

Klarifikasi Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi di SPBU Kompak Sula Benar-benar Kocak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIT

Resahkan Warga, Rambo Dilaporkan ke Polsek Gane Barat Dugaan Pengancaman Istri dan Anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:50 WIT

Tertangkap Penyelundupan, Pemilik SPBU Kompak di Sula Kriminalisasi Warga Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:05 WIT

SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:36 WIT

Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIT

Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIT

PT NHM Lagi-lagi Kriminalisasi Eks Karyawan, Tuntut Pesangon Rp14,7 Miliar

Berita Terbaru