Pansus I DPRD Kota Ternate Konsultasi RTRW di Kota Bekasi

- Wartawan

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Daerah II Kota Bekasi, Innayatullah Bersama Ketua Pansis I Revisi RTRW, Junaidi Bahruddin. (Istimewa)

Asisten Daerah II Kota Bekasi, Innayatullah Bersama Ketua Pansis I Revisi RTRW, Junaidi Bahruddin. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Ternate melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kota Bekasi, untuk melakukan konsultasi dan studi pembentukan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bekasi Tahun 2024–2044.

Kunjungan Pansus I ini dipimpin Junaidi Bahruddin. Mereka diterima Asisten Daerah II Kota Bekasi Inayatullah, jajaran Dinas Tata Ruang (Distaru), serta Bagian Hukum Setda Kota Bekasi pada Selasa (3/2/2026).

Inayatullah mengatakan Kota Bekasi memiliki tantangan tata ruang yang kompleks akibat keterbatasan lahan dan kepadatan penduduk yang tinggi. Kondisi tersebut menjadikan RTRW sebagai instrumen strategis dalam mengarahkan pembangunan daerah.

“Kota Bekasi menghadapi tekanan urbanisasi yang tinggi dengan ruang yang terbatas. Karena itu, RTRW menjadi pedoman penting agar pemanfaatan ruang berjalan terarah, berkelanjutan, dan konsisten,” ujar Inayatullah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate menjelaskan, Kota Bekasi dipilih sebagai lokasi studi karena baru menetapkan Perda RTRW dalam periode terkini, sehingga dinilai relevan sebagai referensi penyusunan RTRW Kota Ternate.

BACA JUGA :  RAPI Kota Tidore Kepulauan Gelar Musyawarah Wilayah

“Bekasi termasuk daerah yang relatif baru mengesahkan Perda RTRW sebelum 2024. Itu menjadi rujukan penting bagi kami,” kata Junaidi.

Dalam pemaparan teknis, Pemerintah Kota Bekasi menjelaskan bahwa proses penyusunan RTRW berlangsung panjang sejak 2022 hingga ditetapkan pada Februari 2024, dengan koordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kementerian terkait.

Meski memiliki karakter geografis berbeda, Bekasi dan Ternate menghadapi persoalan serupa, seperti keterbatasan lahan, pengelolaan sampah, minimnya ruang terbuka hijau (RTH), serta perlindungan kawasan pertanian. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Forum Adat Kesangajian Bicoli Dorong Perlindungan Lingkungan dan Kedaulatan Pangan
Pemkot Ternate Ajukan Empat Ranperda dalam Paripurna ke-2
46 Pelaku Usaha Ikut Bimtek Penerapan CPPOB–IRTP Dinkes Kota Ternate
Harita Nickel Masuk Daftar Perusahaan Tambang yang Penuhi Standar Perlindungan HAM
TKD Turun, Wawali Tidore: ASN Jangan Bermental Kerupuk!
Harita Nickel Luncurkan Mechanic Talent Pool Program bagi Pemuda Lokal
Dinsos Kota Ternate Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Kalumata
Sambut HUT ke-70, Polantas Pulau Taliabu Bagi-bagi Sembako

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:58 WIT

Pansus I DPRD Kota Ternate Konsultasi RTRW di Kota Bekasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:47 WIT

Forum Adat Kesangajian Bicoli Dorong Perlindungan Lingkungan dan Kedaulatan Pangan

Senin, 19 Januari 2026 - 09:34 WIT

Pemkot Ternate Ajukan Empat Ranperda dalam Paripurna ke-2

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:07 WIT

46 Pelaku Usaha Ikut Bimtek Penerapan CPPOB–IRTP Dinkes Kota Ternate

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:43 WIT

Harita Nickel Masuk Daftar Perusahaan Tambang yang Penuhi Standar Perlindungan HAM

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:55 WIT

TKD Turun, Wawali Tidore: ASN Jangan Bermental Kerupuk!

Senin, 13 Oktober 2025 - 20:05 WIT

Harita Nickel Luncurkan Mechanic Talent Pool Program bagi Pemuda Lokal

Kamis, 18 September 2025 - 22:09 WIT

Dinsos Kota Ternate Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Kalumata

Berita Terbaru

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Rakyatmu/Istimewa)

Daerah

Genjot PAD, BP2RD Kota Ternate Bidik BUMN 

Senin, 8 Jun 2026 - 23:10 WIT

Ruang Menulis

Waris Pundak, Waris Tanah

Kamis, 4 Jun 2026 - 14:06 WIT