Jadi Pemateri di Unkhair Ternate, Rizal Marsaoly Urai Tahapan Perencanaan hingga Isu Strategis Membangun Kota Ternate

- Wartawan

Selasa, 8 Juli 2025 - 17:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly saat Memaparkan Materi kepada Mahasiswa Unkhair.

Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly saat Memaparkan Materi kepada Mahasiswa Unkhair.

RAKYATMU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly membawa materi tentang Strategi Pengembangan Kota dan Keberlanjutannya Untuk Kesejahteraan Masyarakat kepada ratusan mahasiswa Unkhair yang mengikuti program Kuliah Berkarya Bermasyarakat (Kubermas) Tahap I Tahun 2025, Selasa (08/07/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair ini bertajuk “Mengabdi Bersama Unkhair”. Selain Sekda, Kepala BPPW Maluku Utara, Firman Aksara dan Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib juga memberikan materi.

Rizal Marsaoly menyampaikan bahwa melakukan sesuatu harus dibutuhkan perencaan yang matang, baik itu dalam pemerintahan, penyusunan suatu program. Bahkan dalam pelaksanaan KKN pun sangat dibutuhkan perencanaan yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu memaparkan tahapan perencanaan pembangunan Kota Ternate hingga ditetapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kita mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), lalu dilanjutkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kemudian Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), berikutnya Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), dan terakhir APBD,” paparnya.

Foto Bersama Mahasiswa Unkhair yang Mengikuti Program Kubermas Tahap I Tahun 2025

Rizal yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Kota ini juga menguraikan tentang Piramida Perencanaan Kota Ternate, mulai dari visi-misi, program prioritas, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program.

Di hadapan ratusan mahasiswa Kubermas Tahap I Tahun 2025, Rizal Marsaoly juga membedah lima isu strategis pembangunan daerah di Kota Ternate:

Pertama, Pembangunan SDM yang Berdaya Saing dan Inklusif. Menurutnya, Ternate sedang berada dalam masa bonus demografi, tetapi potensi ini terancam sia-sia jika kualitas sumber daya manusia tidak ditingkatkan secara adil dan inklusif.

“Isu SDM ini strategis karena menyangkut fondasi dari semua transformasi: ekonomi, sosial, maupun tata kelola. Bila kita gagal di sini, maka upaya pembangunan di sektor lain pun akan rapuh,” ucapnya.

BACA JUGA :  Gelapkan Barang Sitaan Pengadilan, Tommy Setiawan Bakal Dilaporkan ke Polda Maluku Utara

Kedua, pertumbuhan ekonomi yang bernilai tambah dan inklusif. Bagi Rizal,  ekonomi Ternate bergerak, tapi belum bertumbuh dengan inklusif. Komoditas yang dilabel “unggulan” belum memberi nilai tambah yang signifikan.

Ketiga, infrastruktur konektivitas dan layanan dasar yang handal serta merata. Rizal menegaskan, infrastruktur di Ternate masih belum menyentuh semua wilayah dan kebutuhan dasar warganya. Masih banyak lingkungan yang belum mendapat akses air minum aman, sanitasi aman, transportasi publik yang nyaman dan terjangkau, atau ruang publik yang ramah komunitas dan terjangkau. Sementara itu, konektivitas antarwilayah dan antara pusat-pinggiran masih timpang.

Keempat, daya dukung lingkungan dan resiliensi bencana dan perubahan iklim.  Sebagai kota kepulauan, kata Rizal, Ternate menghadapi tekanan ganda: degradasi lingkungan hidup dan peningkatan risiko bencana akibat perubahan iklim.

Layanan dasar seperti air bersih masih belum merata, infrastruktur sanitasi yang tidak ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang belum efektif, dan mitigasi bencana dalam kerangka kota tangguh belum nampak bentuk konkretnya.

Kelima, reformasi birokrasi, transformasi tata kelola dan digitalisasi. Meski tuntutan masyarakat terhadap layanan publik semakin tinggi, birokrasi kita belum sepenuhnya siap. Masih banyak sistem manual atau digital tapi terfragmentasi, layanan belum merata kualitasnya, dan integritas aparatur masih menjadi tantangan besar dalam proses transformasi institusional.

“Indeks Reformasi Birokrasi kita masih rendah. Isu ini sangat strategis karena pemerintah daerah adalah motor utama perubahan. Tanpa perbaikan tata kelola, visi sebesar apa pun hanya akan tinggal dalam dokumen tanpa dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Rizal.

Rizal yang juga Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muslim Indonesia (IKA UMI) Provinsi Maluku Utara ini, memaparkan potensi wilayah sebagai modal dasar pembangunan Kota Ternate.

Kota Ternate, kata Rizal, letaknya strategis sebagai pusat kawasan Timur Indonesia. Tentu, Ternate menjadi jalur pelayaran dan distribusi barang antarwilayah di Maluku Utara dan sekitarnya, menjadikannya simpul logistik dan penghubung ke daerah hinterland seperti Tidore, Halmahera, Bacan, Obi, dan Morotai.

BACA JUGA :  Sekda Kota Ternate Serahkan SK ke 328 PPPK Tahap I

Selain itu, lanjut Rizal, Ternate memiliki potensi kelautan dan perikanan pesisir-pulau. Kawasan pesisir dan pulau seperti Batang Dua, Hiri dan Moti mendukung pengembangan perikanan tangkap, budidaya laut, dan pengolahan hasil laut. Ini adalah potensi ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir, yang sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

Kemudian, Kota Ternate juga memiliki potensi pariwisata alam dan bahari yang Ikonik. Destinasi unggulan seperti Sulamadaha, Batu Angus, Danau Tolire, dan pantai-pantai eksotis lainnya menawarkan keunggulan komparatif untuk pengembangan pariwisata tematik, ramah lingkungan, dan berbasis masyarakat.

Rizal melanjutkan, Ternate memiliki warisan budaya dan jejak kota rempah dunia. Kota ini, bagi Rizal, menyimpan situs sejarah kelas dunia seperti benteng kolonial, keraton, dan situs rempah, menjadikannya pusat budaya dan sejarah kepulauan Maluku. Potensi ini mendukung sektor pariwisata, pendidikan sejarah, dan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Berikutnya, Rizal mengungkapkan, Ternate miliki potensi Geoheritage Vulkanik dan Pengembangan Geopark. Tentu, dengan 19 situs geoheritage yang telah ditetapkan secara nasional, termasuk lava bersejarah dan maar, Ternate memiliki potensi edukatif, ilmiah, dan pariwisata geologi yang dapat dikembangkan melalui geopark sebagai branding global.

Sekain itu, kawasan seperti Bandara Sultan Babullah, Pelabuhan Ahmad Yani, Water Front City, dan Kota Baru adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pengembangan kawasan ini mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, dan perumahan perkotaan yang terencana

Terakhir Rizal Marsaoly berpesan kepada mahasiswa, perencanaan atau persiapan kecil maupun besar, sangat penting dalam pembangunan daerah. Sebab, tanpa persiapan bahkan yang sekecil tali sepatu, dapat membuat anda terjatuh ketika berlari. (**)

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Sebelum Renovasi Kantor Bupati Taliabu, Ketua Komisi III Tegaskan Kembalikan Temuan Rp1,8 Miliar
Dinsos Pulau Taliabu Perkuat Kapasitas Operator SIKS-NG, Tingkatkan Akurasi Data Bansos
BP2RD Siapkan Strategi Optimalkan PAD melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT
Banggar DPRD Taliabu Pending Pembahasan KUA-PPAS TA 2027
Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun
PBHTB Lampaui Target, Pemkot Apresiasi Para Wajib Pajak di Kota Ternate
Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’
HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00 WIT

Sebelum Renovasi Kantor Bupati Taliabu, Ketua Komisi III Tegaskan Kembalikan Temuan Rp1,8 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43 WIT

Dinsos Pulau Taliabu Perkuat Kapasitas Operator SIKS-NG, Tingkatkan Akurasi Data Bansos

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:45 WIT

BP2RD Siapkan Strategi Optimalkan PAD melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT

Senin, 27 Juli 2026 - 16:47 WIT

Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIT

PBHTB Lampaui Target, Pemkot Apresiasi Para Wajib Pajak di Kota Ternate

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:52 WIT

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:34 WIT

HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:54 WIT

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan

Berita Terbaru