BP2RD Kota Ternate Berhasil Capai Target Pajak Daerah

- Wartawan

Senin, 5 Januari 2026 - 17:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Istimewa)

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) berhasil mencapai target pada triwulan IV tahun 2025. Menjelang akhir tahun, realisasi pajak daerah Kota Ternate telah mencapai lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp99,768 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan kinerja positif pengelolaan pendapatan daerah, sekaligus mempertegas peran strategis pajak sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate.

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim dikonfirmasi pada Senin (5/1/2026) menyampaikan, pada triwulan terakhir tahun 2025 realisasi pajak daerah telah mencapai target penuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah realisasi pajak sudah 100 persen lebih. Terget yang tercapai bisa lebih tinggi hingga akhir tahun 2025 nanti,’ kata Mochtar. “Semoga di tahun 2026 ini kami akan berupaya agar bisa melebihi target yang ditetapkan,” tambahnya.

Mochtar merinci capaian target pendapatan dari sektor pajak daerah, lanjut dia, sudah mencapai Rp100.182.064.827 atau 100,42 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp99.768.000.000.

Dia menjelaskan rata-rata jenis penerimaan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak daerah lebih dari 100 persen.

BACA JUGA :  Buka Musrenbang, Wali Kota: Eksekusi Semua Janji Politik

“Misalnya PBB-P2 target Rp8 miliar, realisasi Rp8.550.119.057,- kemudian PBHTP, target Rp6.750.000.000,- realisasi Rp9.831.786.818,-,” terang Mochtar seraya mengaku peningkatan juga berlaku pada sektor pajak barang dan jasa tertentu.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan tren penerimaan pajak daerah yang terus membaik dan stabil hingga penghujung tahun anggaran.

Pajak daerah Kota Ternate berasal dari berbagai sektor, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga Pajak Barang dan Jasa Tertentu seperti makanan dan minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, parkir, serta jasa kesenian dan hiburan.

Selain itu, penerimaan juga ditopang Pajak Reklame, Pajak Air Tanah, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Mochtar menjelaskan, sebagai wilayah perkotaan yang tidak memiliki potensi hasil bumi seperti pertambangan, Kota Ternate mengandalkan sektor perdagangan dan jasa sebagai penggerak utama pajak daerah.

“Pajak daerah memiliki peran yang sangat vital dan strategis untuk mendukung pembangunan Kota Ternate, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bersama Mensos di Kota Ternate, Wali Kota Usulkan Tambahan 200 orang PBI

Dia menambahkan, tingginya pendapatan pada sektor pajak tak lepas dari upaya BP2RD dalam menyelesaikan tunggakan pajak sehingga membuat progres pendapatan naik signifikan di triwulan akhir,

“kami juga berterima kasih kepada wajib pajak yang telah menyelesaikan tunggakan pajak sehingga pendapatan sektor pajak naik signifikan,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan itu menambahkan, pajak daerah menempati porsi sekitar 85 persen dari PAD Kota Ternate dan dimanfaatkan untuk berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan jalan dan pembenahan sarana prasarana.

Dalam mendukung optimalisasi penerimaan, BP2RD Kota Ternate terus melakukan inovasi. Salah satunya melalui Pojok Pajak yang dibuka setiap akhir pekan di zona Car Free Day (kawasan Taman Nukila).

Selain itu, BP2RD Kota Ternate juga telah bekerjasama dengan BPRS Bahari Berkesan untuk menggunakan sistim yang memudahkan monitoring dan transaksi pajak secara real time pada wajib pajak. (**)

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis
Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis
RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan
Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918
Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah
Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 
Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’
Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:40 WIT

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIT

Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis

Minggu, 12 April 2026 - 18:13 WIT

RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIT

Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 13:49 WIT

Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 

Rabu, 8 April 2026 - 12:06 WIT

Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’

Selasa, 7 April 2026 - 18:29 WIT

Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT