Fraksi PKD DPRD Pulau Taliabu Soroti Isi Dokumen RPJMD

- Wartawan

Kamis, 27 November 2025 - 19:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Fraksi PKD DPRD Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun saat menyerahkan rekomendasi ke pemerintah. Foto: Istimewa

Juru Bicara Fraksi PKD DPRD Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun saat menyerahkan rekomendasi ke pemerintah. Foto: Istimewa

RAKYATMU.COM – Fraksi Perjuangan dan Kebangkitan Demokrasi (PKD) DPRD Kabupaten Pulau Taliabu menyoroti isi dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan mengingatkan Pemkab Pulau Taliabu untuk tidak mengulangi kebiasaan mengulur waktu penyampaian dokumen ke DPRD.

Juru bicara Fraksi PKD DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun mengatakan, RPJMD bukan hanya dokumen administratif, tetapi kontrak sosial antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sehingga penyusunannya harus dilakukan secara partisipatif, berbasis data, yang selaras dengan visi-misi kepala daerah.

Ia menyampaikan, RPJMD harus menjawab tantangan utama daerah, mengatasi ketimpangan pembangunan, serta memastikan pelayanan dasar berjalan optimal. Karena itu, isi RPJMD harus realistis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak haya itu, politisi kelahiran Tanjung Una ini juga mengkritisi keterlambatan penyerahan RPJMD yang melewati waktu ideal sebagaimana diatur dalam regulasi perencanaan pembangunan.

“Keterlambatan ini berdampak langsung pada penyusunan dokumen turunan seperti RKPD, KUA-PPAS, hingga RAPBD, yang kemudian menimbulkan ketidakpastian kebijakan dan keterlambatan siklus anggaran,” kata Budiman, Kamis (27/6/2025).

Selain itu, Fraksi PKD juga menemukan sejumlah indikator kinerja yang belum didukung dengan data dasar (baseline) yang akurat. Tanpa baseline, target lima tahunan dalam RPJMD tidak dapat dihitung secara rasional dan rawan menjadi angka normatif semata.

BACA JUGA :  Siap-siap, Banteng Merah Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu

Ia menegaskan, dokumen perencanaan harus dibangun di atas data riil, terutama pada indikator kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, kondisi infrastruktur jalan, akses air bersih, dan layanan pendidikan–kesehatan

Budiman juga menerangkan, RPJMD harus memberikan solusi terhadap persoalan infrastruktur yang bertahun-tahun tidak terselesaikan.

“Kondisi jalan strategis kabupaten yang tidak tuntas, Ketidakpastian penyelesaian proyek-proyek prioritas dan Penataan permukiman dan akses antar wilayah yang belum merata,” cecarnya

Fraksi PKD juga menyoroti pelayanan pendidikan dan kesehatan, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan hingga sinkronisasi dengan RTRW dan RPJP Daerah.

Fraksi PKD menegaskan bahwa beberapa program besar yang termuat dalam RPJMD harus dipastikan tidak bertentangan dengan RTRW, mengingat terdapat sejumlah proyek yang sebelumnya tersendat karena ketidaksesuaian dengan tata ruang.

“RPJMD harus sepenuhnya sinkron dengan RTRW, RPJP Daerah, serta kebijakan pusat agar tidak menghasilkan program yang berpotensi terbentur regulasi,” tegas Budiman.

Fraksi PKD memberikan catatan kritis terhadap program prioritas mulai dari Program Infrastruktur, Pemberdayaan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Kualitas SDM.

BACA JUGA :  Bangun Motivasi dan Komunikasi Anggota, DPW Pulau Taliabu Gelar Pelatihan Public Speaking

Fraksi gabungan tiga partai itu juga meminta penjelasan detail terkait daftar jalan strategis kabupaten beserta target penyelesaian per tahun, status proyek-proyek yang mangkrak, strategi penuntasan kawasan terisolir dan skema penganggaran yang realistis, bukan sekadar target normatif.

Pada bidang pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan menegaskan harus berbasis Data by name-by address, Intervensi yang terukur, Integrasi dengan bantuan pusat, Penguatan UMKM, pertanian, perikanan, dan sektor basis lainnya.

“Fraksi PKD melihat bahwa strategi ekonomi dalam RPJMD masih bersifat umum dan belum menunjukkan langkah operasional yang jelas”tegasnya

Untuk itu Fraksi PKD Merekomendasikan 6 poin strategis yang harus dilaksanakan pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu diantarnya;

1. Perbaikan struktur dan substansi RPJMD sesuai ketentuan perundang-undangan 2. Penyempurnaan indikator kinerja berdasarkan data yang valid 3. Memperjelas peta jalan pembangunan infrastruktur prioritas dengan target tahunan dan pembiayaan.

4. Memasukkan agenda reformasi birokrasi secara eksplisit dengan indikator yang terukur 5. Memastikan konsistensi antara RPJMD, RKPD, KUA–PPAS, dan APBD agar tidak menimbulkan kekacauan perencanaan seperti tahun-tahun sebelumnya 6. Menguatkan program pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan.(**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru
Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla
Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:53 WIT

Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIT

PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:49 WIT

Gaji PNS Hingga PPPK Paruh Waktu Kota Ternate Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT