RAKYATMU.COM – Meski Partai Perindo hanya mendapatkan satu kursi pada pemilihan DPRD Provinsi Maluku Utara, 14 Februari 2024. Namun partai besutan Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo ini terlihat mahal di mata Bakal Calon Gubernur Maluku Utara.
Mengapa tidak, tiga mantan Kepala Daerah dua periode telah mengikuti proses penjaringan Bakal Calon Gubernur Partai Perindo, yaitu mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Ahmad Hidayat Mus, Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus, mantan Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim.
Bukan saja itu, Penjaringan DPW Partai Perindo Provinsi Maluku Utara yang dibuka sejak 27 Mei 2024 itu, juga mendapatkan sinyal dari mantan Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) atau Sultan Tidore, Husain Syah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah ada tiga kandidat yang terjaring dalam proses penjaringan, diantaranya Ahmad Hidayat Mus, Aliong Mus, dan Capt Ali Ibrahim. Sedangkan dua di antaranya baru memberi sinyal akan mendaftarkan diri di penjaringan Partai Perindo,” kata Sekretaris Tim Penjaringan DPW Perindo Malut, Sitna Djuma, Minggu (9/6/2024).
Sitna mengatakan pihaknya akan melakukan tahapan proses penjaringan mulai dari pendaftaran dan seleksi berkas, sedangkan untuk Fit and Proper test atau uji kelayakan langsung ke DPP Partai Perindo. Setelah itu baru DPP yang akan memutuskan untuk memberikan rekomendasi.
“Saat ini sudah ada dua kandidat yang telah mengembalikan formulir pendaftaran yaitu, Aliong Mus Ahmad Hidayat Mus dan Capt Ali,” ujarnya.
Selain dari tiga kandidat ini, lanjut dia, ada juga dua kandidat yang memberi sinyal untuk mendaftarkan diri di penjaringan Partai Perindo yaitu, Benny Laos dan Sultan Tidore, Husain Syah.
“Kami Tim Penjaringan melaksanakan proses penjaringan ini secara terbuka, dan tidak memihak ke satu kandidat tertentu. Semua kandidat yang terjaring mendapatkan hak yang sama,” tuturnya.
“Dan siapapun yang nantinya diberikan rekomendasi dari DPP Partai Perindo dia adalah Putra atau Putri terbaik Maluku Utara,” sambungnya mengakhiri. (**)
Penulis : Reswandi
Editor : Diman Umanailo