Om Dero Diperiksa Kasus Korupsi ISDA Taliabu, Apakah Ada Tersangka Baru?

- Wartawan

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Pulau Taliabu, Abdulkadir Nur Ali. (RakyatMu)

Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Pulau Taliabu, Abdulkadir Nur Ali. (RakyatMu)

RAKYATMU.COM – Apakah ada tersangka baru dalam kasus korupsi proyek pembangunan Istana Daerah (ISDA) Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2023? Pertanyaan publik ini bisa saja ada, karena Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Mantan pejabat yang diperiksa Kejati Maluku Utara, yaitu mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Taliabu Abdulkadir Nur Ali alias Om Dero.

BACA JUGA :  Praktisi Hukum: Ketua PAN Kota Tidore Juga Terlibat dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen

Sebelumnya, Kejati Maluku Utara telah menetapkan tiga tersangka, yaitu S selaku pengguna anggaran sekaligus mantan Kepala Dinas PUPR Taliabu, M selaku pelaksana kegiatan, dan Yopi Saraung selaku Komisaris PT. Damai Sejahtera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah Alion Mus diperiksa, Kejati langsung memanggil Om Dero untuk diperiksa pada Selasa, 28 Januari 2026. Kemarin, Om Dero diperiksa oleh Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku Utara.

BACA JUGA :  Bantuan Internet Tak Lagi Aktif, Instansi Diminta Lapor ke Diskominfo Pulau Taliabu

‎Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan keterlibatan Om Dero dalam kasus dugaan korupsi proyek ISDA Taliabu yang menelan anggaran Rp17,5 miliar. Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Baru saja selesai pemeriksaan,” kata Richard.

Kasus korupsi proyek pembangunan ISDA ini sebelumnya menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara dengan nilai kerugian negara mencapai Rp8 miliar. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kejati Ditantang Usut Dugaan Korupsi Libatkan Sekda Kepulauan Sula
Yopi dan Aliong Diduga Terima Uang Korupsi ISDA Taliabu Miliaran Rupiah, Sejumlah Pejabat Terlibat
Yopi Saraung Terseret Dua Kasus Korupsi Jalan di Sula dan ISDA Taliabu
Sebut Oknum Jaksa Ancam Terpidana Korupsi BTT Sula, Fauzan: Lihat Sidang Selanjutnya
Sidang Kasus Korupsi ISDA Taliabu, Aliong Mus Disebut Terima Rp2,4 Miliar
Kejati Didesak Bongkar Dugaan Korupsi Belanja Insentif Nakes Rp12 Miliar di Sula
Jaksa Hadirkan Plt Kepala BPKAD dan Mantan Sekwan di Sidang Kasus Korupsi BTT Sula
PA Ternate Diminta Eksekusi Lahan Milik Risman di Halmahera Barat

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:50 WIT

Kejati Ditantang Usut Dugaan Korupsi Libatkan Sekda Kepulauan Sula

Senin, 4 Mei 2026 - 11:47 WIT

Yopi dan Aliong Diduga Terima Uang Korupsi ISDA Taliabu Miliaran Rupiah, Sejumlah Pejabat Terlibat

Rabu, 29 April 2026 - 18:02 WIT

Yopi Saraung Terseret Dua Kasus Korupsi Jalan di Sula dan ISDA Taliabu

Selasa, 28 April 2026 - 12:37 WIT

Sebut Oknum Jaksa Ancam Terpidana Korupsi BTT Sula, Fauzan: Lihat Sidang Selanjutnya

Selasa, 28 April 2026 - 01:02 WIT

Sidang Kasus Korupsi ISDA Taliabu, Aliong Mus Disebut Terima Rp2,4 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 15:11 WIT

Kejati Didesak Bongkar Dugaan Korupsi Belanja Insentif Nakes Rp12 Miliar di Sula

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WIT

Jaksa Hadirkan Plt Kepala BPKAD dan Mantan Sekwan di Sidang Kasus Korupsi BTT Sula

Rabu, 8 April 2026 - 14:51 WIT

PA Ternate Diminta Eksekusi Lahan Milik Risman di Halmahera Barat

Berita Terbaru