RAKYATMU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui integrasi data antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Upaya ini diwujudkan melalui sinergi antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate dan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate guna menghadirkan satu data keuangan daerah yang akurat dan terintegrasi.
Plt Kepala BPKAD Kota Ternate, Amiruddin Abd Hamid mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan keuangan, khususnya pada sektor pendapatan asli daerah (PAD) dan belanja daerah.
Menurut Amiruddin, integrasi data keuangan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan berbasis digital. Ia mengakui, selama ini masih ditemukan perbedaan data antarinstansi yang berpotensi menghambat proses perencanaan hingga pengambilan kebijakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan seluruh data keuangan, baik yang bersumber dari pajak maupun retribusi, dapat terintegrasi dalam satu sistem yang sama sehingga lebih akurat dan mudah diakses,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Amiruddin menjelaskan, dengan terintegrasinya sistem data keuangan, proses pelaporan akan menjadi lebih cepat dan akurat, sekaligus memperkuat koordinasi lintas OPD dalam merumuskan kebijakan fiskal yang tepat sasaran.
Selain itu, integrasi ini juga diharapkan mampu meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah, serta meningkatkan pengawasan terhadap wajib pajak dan retribusi.
Pihaknya menargetkan implementasi satu data keuangan daerah ini dapat berjalan secara bertahap dengan memanfaatkan teknologi informasi yang terstandarisasi dan terpusat.
“Ke depan, kami berharap pengelolaan keuangan daerah semakin transparan, akuntabel, dan mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (**)
Editor : Redaksi













