BP2RD Kota Ternate: Memasuki Akhir Tahun 2025 Pajak Daerah Lampaui Target

- Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Rakyatmu/Istimewa)

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Rakyatmu/Istimewa)

RAKYATMU.COM – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate mencatat realisasi pajak daerah memasuki tahun anggaran 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Berdasarkan laporan realisasi hingga 23 Desember 2025, target pajak daerah Kota Ternate sebesar Rp99,768 miliar terlampaui dengan capaian Rp100.182.064.827 atau setara 100,42 persen.

Capaian tersebut menegaskan peran strategis pajak sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mencerminkan pengelolaan pendapatan daerah yang semakin optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasyim, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan tren penerimaan pajak yang stabil dan terus membaik hingga penghujung tahun anggaran.

Dengan sisa waktu sekitar dua minggu, ia optimistis realisasi penerimaan pajak daerah masih berpotensi meningkat hingga akhir tahun 2025.

“Alhamdulillah, realisasi pajak daerah sudah melampaui 100 persen. Dengan waktu yang masih tersisa, kami optimistis penerimaan ini masih bisa bertambah hingga tutup tahun,” ujar Mochtar Hasyim saat memberikan keterangan pers di kantor BP2RD Kota Ternate, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, hampir seluruh jenis pajak daerah mencatatkan realisasi di atas target. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terealisasi sebesar Rp8,57 miliar dari target Rp8 miliar.

Capaian ini menunjukkan tingkat kepatuhan wajib pajak yang cukup tinggi serta efektivitas penagihan yang dilakukan pemerintah daerah.

Realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga mencatat kinerja signifikan dengan capaian Rp9,94 miliar dari target Rp6,75 miliar.

BACA JUGA :  Saksi TPS Partai Perindo Kota Ternate Belum Terima Honor, Ada yang Rela Tinggalkan Bayi

Tingginya penerimaan BPHTB dipengaruhi oleh meningkatnya transaksi jual beli tanah dan bangunan, proses balik nama sertifikat, serta geliat investasi properti di Kota Ternate sepanjang tahun 2025.

Dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu, pajak makan dan minum terealisasi sebesar Rp20,07 miliar dari target Rp18 miliar.

Capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sektor kuliner, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta geliat pariwisata di Kota Ternate.

Pajak tenaga listrik juga menunjukkan capaian yang stabil dengan realisasi Rp27,52 miliar dari target Rp26,5 miliar, yang sebagian besar berasal dari pelanggan non-rumah tangga dan sektor usaha.

Sektor perhotelan turut memberikan kontribusi positif melalui pajak jasa perhotelan yang terealisasi sebesar Rp6,71 miliar dari target Rp6,5 miliar, seiring meningkatnya tingkat hunian hotel.

Pajak kesenian dan hiburan juga mencatat realisasi Rp3,84 miliar dari target Rp3,75 miliar, menandakan aktivitas hiburan yang berjalan cukup baik sepanjang tahun.

Meski demikian, BP2RD masih mencatat beberapa jenis pajak yang membutuhkan perhatian khusus. Pajak parkir baru terealisasi Rp479,5 juta dari target Rp800 juta.

Rendahnya capaian ini diduga dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan serta potensi kebocoran penerimaan.

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan juga tercatat masih rendah dengan realisasi Rp846,7 juta dari target Rp1,8 miliar akibat menurunnya aktivitas galian serta belum optimalnya pendataan dan pengawasan pelaku usaha.

BACA JUGA :  Hadiri Kegiatan Komunitas Eco Bhinneka Muhammadiyah, Rizal: Bersinergi itu Penting

Sementara itu, pajak reklame mencatat realisasi Rp3,37 miliar dari target Rp 3 miliar seiring meningkatnya aktivitas promosi dan periklanan.

Pajak air tanah hampir mencapai target dengan realisasi Rp806,79 juta dari target Rp800 juta. Adapun pajak sarang burung walet hingga saat ini belum memberikan kontribusi terhadap penerimaan pajak daerah.

Mochtar Hasyim menegaskan bahwa sebagai daerah perkotaan yang minim potensi hasil bumi, Kota Ternate sangat bergantung pada sektor perdagangan dan jasa sebagai penggerak utama penerimaan pajak daerah.

Pajak daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, pajak daerah menyumbang sekitar 85 persen dari total PAD Kota Ternate.

Tingginya realisasi penerimaan tersebut juga tidak terlepas dari upaya BP2RD menuntaskan tunggakan pajak pada triwulan akhir tahun serta meningkatnya kesadaran wajib pajak.

“Kami mengapresiasi seluruh wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya. Partisipasi masyarakat sangat berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah,” katanya.

Untuk mendorong optimalisasi penerimaan ke depan, BP2RD Kota Ternate terus melakukan inovasi layanan, di antaranya membuka Pojok Pajak setiap akhir pekan di kawasan Car Free Day Taman Nukila.

Selain itu, BP2RD juga bekerja sama dengan BPRS Bahari Berkesan dalam penerapan sistem pembayaran dan monitoring pajak secara real time guna memudahkan wajib pajak serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak daerah. (**)

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Cold Storage Perdana Malut Rampung, Jadi Senjata Utama Lawan Inflasi
Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat
Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha
Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama
Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:57 WIT

Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:56 WIT

Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:37 WIT

Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIT

Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:49 WIT

Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:58 WIT

Wakil Bupati Pulau Taliabu Serahkan Bantuan di Desa Lohobuba dan Limbo

Berita Terbaru