Harita Nickel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Anak

- Wartawan

Senin, 18 Desember 2023 - 09:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kesehatan PT. Harita Nickel Melakukan Pemeriksaan kepada Ibu dan Anak. (Istimewa)

Petugas Kesehatan PT. Harita Nickel Melakukan Pemeriksaan kepada Ibu dan Anak. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Perusahaan pertambangan dan hilirisasi terintegrasi berkelanjutan, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di Desa Wayaloar, Kecamatan Obi Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Sabtu (16/12/2023).

Panji Setyadi, Community Development Superintendent Harita Nickel, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Harita Nickel untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi permasalahan stunting.

“Di acara ini warga mendapatkan pemeriksaan lengkap dan pengobatan. Untuk mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting, kami juga menghadirkan dokter spesialis kandungan dan anak,” terang Panji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pemeriksaan kesehatan, pada penutupan rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Nasional 2023 itu juga digelar perlombaan untuk mempromosikan gerakan masyarakat hidup sehat. Diantaranya lomba masakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Balita, senam kreasi dan jalan sehat. 

Sementara itu, dr Azhar Kurniawan SpA, dokter spesialis anak dari RSUD Labuha, menjelaskan stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis. Untuk mencegahnya, perlu diperhatikan kebutuhan nutrisi anak sejak dalam kandungan.

BACA JUGA :  Pala Unggulan Ternate Tercatat Sebagai Hak Kekayaan Intelektual  

“Stunting tidak berdiri sendiri. Untuk mencegahnya, bukan hanya pada anak saja, tapi juga pada orang tuanya. Karena ibu yang nutrisinya kurang akan melahirkan bayi yang stunting,” terangnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, stunting bisa diperbaiki sebelum anak berusia dua tahun. Selebihnya, yang bisa dilakukan adalah dengan mengoptimalkan nutrisi untuk anak. Untuk itu, tegasnya, kebutuhan nutrisi anak sejak dalam kandungan hingga berusia dua tahun harus diperhatikan.

Terkait masih tingginya angka stunting di Kabupaten Halmahera Selatan, menurutnya pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kasus tersebut. Karena itu pihaknya mengapresiasi inisiatif Harita Nickel yang telah membantu pemerintah menanggulangi permasalahan stunting khususnya di Pulau Obi.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan masal ini sangat membantu untuk menjaring desa mana yang sekiranya akan timbul stunting. Selanjutnya akan kita data dan tindaklanjuti, apakah bisa diterapi di sini atau diberikan tindaklanjut ke rumah sakit,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang digelar Harita Nickel bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Halsel dan Puskesmas setempat diikuti oleh sekitar 400 warga dari berbagai desa lingkar operasional perusahaan di Kecamatan Obi Selatan. Berdasarkan catatan tim medis yang bertugas, penyakit yang dikeluhkan warga diantaranya asam urat, kolesterol dan darah tinggi. 

BACA JUGA :  TLRHP Pemkot Tidore Capai 77,60 Persen, BPK: Pertahankan

Sementara itu dari pantauan di poli dokter spesialis, seorang anak dari Desa Gambaru yang diduga menderita gizi buruk telah mendapatkan penanganan dari tim medis. Siti Waudi, sang ibu, berharap kondisi kesehatan anaknya dapat terus membaik.

“Kondisi anak saya sudah lebih baik jika dibandingkan dua bulan sebelumnya, semoga dapat terus membaik,” terangnya, mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah membantu pengobatan anaknya.

Sebelumnya, perusahaan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat mengadakan pelatihan penanganan stunting kepada para kader kesehatan di setiap desa Kecamatan Obi Selatan. Selain itu, perusahaan juga akan menggelar kegiatan serupa di Kecamatan Obi pada pekan depan dalam rangkaian Obi Zero Stunting. (**)

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan
JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi
Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari
Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:24 WIT

JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:32 WIT

Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIT

Dinkes Taliabu Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Berbasis Data CKG

Berita Terbaru