ITB dan ICCN Cari Tahu Turunan Ternate Kota Rempah

- Wartawan

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pepemerintah Kota Ternate bersama Ketua Prodi Desai Produk ITB dan ICCN Berdiskusi di lokasi destinasi wisata Cengkeh Afo (Istimewa/Rakyatnu)

Pepemerintah Kota Ternate bersama Ketua Prodi Desai Produk ITB dan ICCN Berdiskusi di lokasi destinasi wisata Cengkeh Afo (Istimewa/Rakyatnu)

RAKYATMU.COM – Kepala Program Studi (Prodi) desain produk Institut Teknologi Bandung (ITB) Muhammad Ihsan bersama Indonesia Creative City Network (ICCN) kunjungi Kota Ternate, Maluku Utara pada 29 Mei 2023, untuk mencari tahu model atau turunan City Branding Ternate sebagai produk unggulan Kota Rempah.

Dalam kunjungan ini Muhammad Ihsan ditemani oleh Harmein Khagi yang juga dari desain produk ITB dan Ira Shintia dari ICCN itu mengatakan, acuan pengkajiannya berangkat dari Branding Ternate Kota Rempah, kemudian dibuat turunannya agar bisa disingkronkan.

“Kota Ternate sudah memiliki Branding yakni Kota Rempah, namun itu masih sebatas dokumen. Sehingga perlu diimplementasikan untuk menjadi sesuatu yang lebih dikenal luas sebagai Branding Ternate Kota Rempah,” ujar Ihsan di lokasi destinasi wisata Cengkeh Afo, Kelurahan Tongole, Selasa (30/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan, Prodi desain produk ITB saat ini sedang menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. Kebetulan, program tersebut berkaitan dengan implementasi city branding yang dimiliki oleh Kota Ternate.

“Saya dan teman-teman juga kebetulan tergabung dalam ICCN, sehingga kami melihat City Branding sebagai sesuatu yang harus didorong untuk bagaimana diimplementasikan,” katanya.

Lanjut Ihsan, City Branding memiliki banyak turunan, tapi perlu disusun sehingga bisa diaplikasikan ke berbagai lini, seperti IKM atau bentuk  lain.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Prima Ternate Terbakar, Diduga Api Berasal dari ATM BTN

“Kota Ternate, mereka sedang mencoba untuk mengimplementasikan satu atau dua dari sekian banyak yang bisa diturunkan dari City Branding sehingga menjadi sebuah produk, termasuk dengan cara mengaitkan pada program-program Pemkot Ternate,” ungkapnya.

“Nah saat ini kita sedang mencari tahu atau mensinkronkan dengan program-program pemerintah apa yang bisa kita kembangkan dari turunan City Branding. Kebetulan kita juga dari fakultas seni rupa dan desain. Sehingga kita bisa mengimplementasikan itu (city branding) ke dalam bentuk bentuk yang bisa dinikmati masyarakat,” jelasnya.

Ihsan bilang , jika sudah ditemukan apa yang bisa dikembangkan dan disinkronisasi, maka data-datanya akan dibawa ke Bandung untuk didiskusikan dan dibahas.

“Setelah itu baru nanti kita akan coba untuk implementasikan, paling lambat pada bulan September 2023,” ucapnya.

Sementara Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly menambahkan, Pemerintah Kota Ternate, sedang berupaya dalam rangka memperkuat City Branding Ternate sebagai Kota Rempah.

Lanjut dia, ada beberapa strategi atau manajemen yang sementara digalakkan oleh Pemkot dalam rangka memperkuat City Branding.

“Salah satunya dengan cara mengundang teman-teman dari ITB untuk melakukan sebuah kajian terkait dengan penguatan terhadap produk-produk yang bisa dikembangkan dengan mengacu pada Branding Ternate Kota Rempah,” kata Rizal.

BACA JUGA :  Puluhan Nakes RSUD CB Boikot Ruangan IGD, Tuntut Bayar TPP 15 Bulan

Menurut Rizal sudah pasti, produk-produk yang akan dikembangkan ini menggunakan bahan-bahan berdasar rempah.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan branding Ternate sebagai Kota Rempah, Pemkot saat ini juga sedang menyiapkan edaran Wali Kota yang mengatur tentang tindak lanjut dari Peraturan Wali Kota nomor 29 tahun 2021 tentang City Branding Kota Ternate.

“Surat edaran itu nantinya bisa menjadi dokumen operasional yang memperkuat Perwali tentang branding Kota Ternate. Surat edaran itu akan pertegas tentang apa saja yang perlu dilakukan, baik oleh hotel hotel, rumah makan, restoran, sampai pada tingkat OPD untuk mendukung city branding. Kemudian di sekolah-sekolah juga mungkin diarahkan untuk memperkuat City branding lewat muatan lokal,” terang Rizal.

Pada prinsipnya sambung Rizal, Pemerintah Kota Ternate terus berupaya untuk memperkuat Branding Kota Ternate pasca ditetapkan. Termasuk saat Pemerintah Kota Ternate mengikuti program Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), yaitu perjalanan ke Belanda dan Portugal.

“Dalam perjalanan tersebut, telah dikumpulkan informasi untuk memperkuat perjalanan sejarah tentang Ternate sebagai Kota Rempah,” terangnya. (**)

Penulis : Man

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu
Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Kebakaran
Pemkot Ternate dan Kemenhub Bahas Tahap Akhir Hibah Tiga Pelabuhan
Sekda Rizal Marsaoly Pantau Pra TKA di SMA Negeri 8 Ternate
BP2RD Kota Ternate Hapus Denda PBB Sebanyak 20 Ribu WP
Silaturahmi Kepala Diskop UKM Ternate Bersama Pegawai dan Warga
Pemkab Taliabu Bersama Polres Percepat Pemanfaatan IKD Bagi Anggota dan Keluarga
IRC Sambut Penyerahan IJD: Berkat Aspirasi Masyarakat Taliabu ke Irine Yusiana Roba

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:09 WIT

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:58 WIT

Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Serahkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Kebakaran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:05 WIT

Pemkot Ternate dan Kemenhub Bahas Tahap Akhir Hibah Tiga Pelabuhan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIT

Sekda Rizal Marsaoly Pantau Pra TKA di SMA Negeri 8 Ternate

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:14 WIT

Silaturahmi Kepala Diskop UKM Ternate Bersama Pegawai dan Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24 WIT

Pemkab Taliabu Bersama Polres Percepat Pemanfaatan IKD Bagi Anggota dan Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:08 WIT

IRC Sambut Penyerahan IJD: Berkat Aspirasi Masyarakat Taliabu ke Irine Yusiana Roba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:41 WIT

Camat di Pulau Taliabu Dilimpahkan Sebagian Kewenangan Bupati

Berita Terbaru

pupuk organik dari Kementerian Pertanian tiba di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu. (RakyatMu)

Daerah

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:09 WIT