Gakkumdu Didesak Segera Tetapkan Ketua DPD PAN Kota Tidore Sebagai Tersangka

- Wartawan

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 17:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktisi Hukum Provinsi Maluku Utara, Iskandar Joisangadji. (Istimewa/Rakyatmu)

Praktisi Hukum Provinsi Maluku Utara, Iskandar Joisangadji. (Istimewa/Rakyatmu)

“Jangan ada tebang pilih dalam menegakkan hukum, rusak negeri ini kalau hukum ditegakkan seperti itu. Harus didasarkan pada fakta”.

RAKYATMU.COM – Penyidik Gakkumdu Kota Tidore Kepulauan, didesak segera tetapkan Ketua DPD PAN Umar Ismail sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen Bacaleg. Desakan ini datang dari Praktisi Hukum Provinsi Maluku Utara Iskandar Yoisangadji pada Sabtu (14/10/2023).

Iskandar mengatakan, awalnya Umar juga ikut terlibat dalam kasus tersebut, karena Umar yang mengambil foto Mindrawati dari Facebook kemudian diberikan kepada admin partai Ibnu Adnan Fabanyo (terdakwa) untuk dilakukan pemalsuan data menggunakan nama Siti Hardiyanti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlibatan Umar dalam pemalsuan data, juga diakui oleh terdakwa dalam sidang keempat di Pengadilan Negeri Tidore terkait dugaan kasus pemalsuan dokumen Bacaleg pada Jumat 13 Oktober 2023.

Iskandar mengungkapkan, pengakuan Umar Ismail pada 28 Agustus 2023 di media massa, bahwa alasan pemalsuan dokumen terhadap berkas Siti Hardiyanti, karena Siti tidak lagi bersedia calon sebagai Anggota DPRD Tidore.

BACA JUGA :  Pria Asal Ternate Ditangkap Polisi Gegara Simpan Ganja

Kemudian, lanjut Iskandar mengulangi keterangan Umar, bahwa mencantumkan nama dan foto orang lain karena saat itu, waktu pendaftaran juga sudah semakin mepet, sehingga admin memalsukan berkas Siti Hardiyanti untuk dimasukan dalam Daftar Calon Sementara (DCS), dengan pertimbangan untuk memenuhi kuota pencalonan Dapil III. 

“Nanti, pada saat memasuki tahapan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT), baru yang bersangkutan akan digugurkan, karena dia (Siti Hardiyanti) dianggap tidak bersedia,” kata Iskandar mengulangi keterangan Umar.

Ketarangan Ketua DPD PAN Kota Tidore, kata dia, sudah memenuhi syarat bahwa yang bersangkutan juga terlibat dalam kasus tersebut dan harus ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menyebutkan, keterangan Umar Ismail ini sudah diberitakan sejak awal, tetapi anehnya penyidik Gakkumdu sengaja diamkan, padahal foto yang dipalsukan itu diambil oleh Ketua DPD PAN Kota tidore.

BACA JUGA :  Sekda Kota Ternate Apresiasi Proper ‘Si Batagi’ Gagasan Kadishub

“Bagaimana bisa yang disasar hanyalah Ibnu sebagai admin partai. Ini kelemahan Penyidik Polresta Tidore kepulauan,” ungkapnya.

Lebih jauh Iskandar menyampaikan, meskipun pemalsuan dokumen ini, dikualifikasi sebagai tindak pidana pemilu tetapi dalam memaknai pemalsuan dokumen tetap merujuk pada makna tindak pidana pemalsuan pada umumnya.

“Gakkumdu itu ada Penyidik Polresta dan Jaksa. Mereka bisa cek yang membuat siapa dan yang menggunakan siapa, dan itu jika dihubungkan keterangan terdakwa dengan Umar Ismail selaku ketua sangatlah berkesinambungan. Tetapi bagaimana bisa yang menjadi terdakwa hanya seorang,” sebutnya.

Ia meminta kepada Jaksa yang masuk dalam Gakkumdu harus jelih saat berkasnya diajukan.

“Jangan ada tebang pilih dalam menegakkan hukum, rusak negeri ini kalau hukum ditegakkan seperti itu. Harus didasarkan pada fakta. Coba Gakkumdu jelaskan kepada publik akan perihal yang saya sampaikan, biar terang benderang,” pungkasnya. (**)

Penulis : Aidar Salasa

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

PA Ternate Diminta Eksekusi Lahan Milik Risman di Halmahera Barat
Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT
Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate
Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH
Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk
Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK
Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati
Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:50 WIT

Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:11 WIT

Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:01 WIT

Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:54 WIT

Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:39 WIT

Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:38 WIT

Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:10 WIT

Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:39 WIT

Kasus Dugaan Korupsi ISDA Taliabu Makin Terang setelah Om Dero Diperiksa 2 Kali

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT